Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Kucurkan Rp 30 Miliar Lengkapi Fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo Jelang Piala Dunia U-20

Lebih dari Rp 30 miliar total anggaran dana Pemkot Surabaya kucurkan untuk pengembangan Stadion Gelora Bung Tomo.

Penulis: Delya Oktovie | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KHOIRUL AMIN
Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. 

Lebih dari Rp 30 miliar total anggaran dana Pemkot Surabaya kucurkan untuk pengembangan Stadion Gelora Bung Tomo

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya menganggarkan lebih dari Rp 30 miliar anggaran dana menjelang Piala Dunia U-20 2021.

Anggaran dana itu dikucurkan Pemkot Surabaya sebagai persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 dengan memperbaiki dan melengkapi fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo.

Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, sudah ada beberapa perencanaan untuk pengembangan Stadion Gelora Bung Tomo.

Stadion Gelora Bung Tomo Bakal Dilengkapi Fasilitas Sauna dan Jacuzzi sebelum Piala Dunia U-20

Stadion Gelora Bung Tomo Bakal Punya Papan Skor Baru untuk Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-19

"Yang diperbaiki utamanya GBT. Jadi lampu yang sekarang 1.400, dinaikkan jadi 2.400," kata Eri Cahyadi, Kamis (17/10/2019).

"Yang kedua, kursi nantinya jadi single seat. Belum tahu itu semuanya atau kelas utama saja. Tapi yang jelas nanti dicat semuanya," sambung dia.

Tidak hanya itu, Eri Cahyadi mengatakan, jalur masuk Stadion Gelora Bung Tomo akan dipercantik dengan pengaspalan dan penambahan penerangan.

Sedangkan bagian Stadion Gelora Bung Tomo, bakal dibangun terowongan yang merupakan jalur khusus wartawan untuk melakukan konferensi pers.

Namun, kata Eri Cahyadi, yang paling penting dari semuanya adalah penggantian rumput Stadion Gelora Bung Tomo secara total.

Ratu Tisha Ungkap Alasan PSSI Tunjuk Stadion Gelora Bung Tomo Jadi Venue Laga Piala Dunia U-20 2021

Kondisi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya yang sedang dalam tahap renovasi, Jumat (4/1/2019).
Kondisi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya yang sedang dalam tahap renovasi, Jumat (4/1/2019). (SURYA/HABIBUR ROHMAN)

"Rumput yang sekarang itu sudah standar internasional, tapi sistem perbaikannya selama ini tambal sulam," jelas Eri Cahyadi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved