Breaking News:

Berita Malang

Fenomena Hujan Es Terjadi di Malang, BMKG Jelaskan Proses Terjadinya pada Awal Musim Penghujan ini

Fenomena hujan es sempat terjadi di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang pada siang ini.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
picsart/Sujan Morathenna
hujan es - Fenomena Hujan Es Terjadi di Malang, BMKG Jelaskan Proses Terjadinya pada Awal Musim Penghujan ini 

Fenomena hujan es sempat terjadi di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang pada siang ini

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kepala Stasiun BMKG Malang, Aminudin Al Roniri mengungkapkan, hujan es yang terjadi di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, merupakan fenomena alam biasa.

Menurut Aminudin Al Roniri, hujan es biasa terjadi pada awal musim penghujan.

“Fenomena ini biasanya terjadi di awal musim hujan seperti saat ini,” terang dia saat dikonfirmasi Suryamalang.com (Grup TribunMadura.com), Senin (11/11/2019).

MUI Jatim Tak Anjurkan Salam Lintas Agama, PW Muhammadiyah Jatim Merespon Berbeda, ini Alasannya

Dikira Gempa, Dentuman Keras Misterius di Malang Buat Warga Terkejut, Sebuah Rumah dan Warung Hancur

Sebelumnya, fenomena hujan es dikabarkan seorang pengguna Twitter bernama nonayeuu, sekitar pukul 13.45 WIB.

Aminudin juga menjelaskan bahwa hujan es tersebut terjadi karena butiran hujan yang membeku

“Hujan terjadi karena butiran hujan Yang mebeku karena proses pendinginan massa udara di atmosfer dan jatuh sampai ke bumi,” ujar Aminudin. 

Sementara itu, Analis Bencana BPBD Kota Malang, Mahfuzi mengatakan bahwa hujan es juga fenomena alam biasa pada musim pancaroba seperti ini.

Mahfuzi menjelaskan bahwa massa udara panas dan uap air akan terangkat ke atmosfer kemudian bertemu udara dingin dan kering sehingga terbentuklah awan hujan.

Butiran es akibat hujan es di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (11/11/2019).
Butiran es akibat hujan es di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (11/11/2019). (TWITTER/nonayeuu)

Pedagang Tuntut Pemkot Batu Perbaiki Fasilitas Pasar Besar Batu, Pertanyakan Larinya Uang Retribusi

Namun, awan hujan tersebut dalam kondisi tertentu akan berada sangat tinggi dengan suhu dibawa nol.

“Nah umumnya awan bisa menumpahkan hujan berbentuk liquid atau cairan," ungkap Mahfuzi.

"Namun, dalam kondisi tertentu posisi awannya bisa tinggi sekali dengan suhu di bawah nol," tambah dia.

"Di saat itulah kristal es terbentuk,” pungkas Mahfuzi.(Bella Ayu Kurnia Putri/BA)

Truk Tabrak Rumah dan Warung di Malang, Lalu Lintas dari Arah Bululawang Menuju Turen Macet

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved