Breaking News:

MUI Jatim Tak Anjurkan Salam Lintas Agama, KH Abdushomad: Agama itu Eksklusif

MUI Jawa Timur menyerukan kepada umat islam dan kepada pemangku kebijakan agar tidak menggunakan salam lintas agama termasuk dalam sambutan-sambutan

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Aqwamit Torik
NU.or.id
Ilustrasi lintas agama 

MUI Jatim Tak Anjurkan Salam Lintas Agama, KH Abdushomad: Agama itu Eksklusif

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - MUI Jatim menganjurkan agar tak menggunakan salam campuran dalam setiap kegiatan.

Hal tersebut menurut MUI, salam adalah doa bagi masing-masing agama.

Selain itu, menggunakan salam campuran sama dengan mencampuradukkan agama.

Maka dari itu, masing-masing agama menggunakan salam dari agamanya masing-masing tanpa mencampuradukkan salam dari agama lain.

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyerukan kepada umat islam dan kepada pemangku kebijakan agar tidak menggunakan salam lintas agama termasuk dalam sambutan-sambutan di acara resmi.

MUI Jatim menyarankan agar pejabat mengucap salam pembuka sesuai dengan ajaran agama masing-masing.

Pemprov Jawa Timur Resmi Umumkan Formasi CPNS 2019, Ada 1.817 Lowongan: Cek Formasi Lengkapnya

APBD Surabaya 2020 Rp 10,3 Triliun Digedok, Anggarkan 100 M untuk Infrastruktur dan Piala Dunia U-20

Ngaku Polisi Polda Jatim, Warga Trenggalek & Kediri ini Mudah Peroleh Uang Jutaan dari Berbagai SPBU

Menurut Ketua Umum MUI Jatim, KH Abdushomad Buchori, salam merupakan merupakan suatu bentuk doa dan doa adalah ibadah.

"Sehingga kalau saya menyebut assalamualaikum itu doa semoga Allah SWT memberi keselamatan kepada kamu sekalian dan itu salam umat Islam," ujar Abdushomad, Minggu (10/11/2019).

Abdushomad menjelaskan, menggunakan salam campuran sama saja dengan mencampuradukkan agama.

APBD Surabaya 2020 Rp 10,3 Triliun Digedok, Anggarkan 100 M untuk Infrastruktur dan Piala Dunia U-20

Ngaku Polisi Polda Jatim, Warga Trenggalek & Kediri ini Mudah Peroleh Uang Jutaan dari Berbagai SPBU

Rumah Diberi Tulisan Keluarga Miskin Penerima Bantuan, Ribuan KK Undur Diri dari PKH, ini Alasannya

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved