Breaking News:

Berita Surabaya

Mengaku Adiknya Dianiaya, Polisi Cepek Hajar Seorang Pemuda, Rampas Ponsel Korban untuk Pesta Miras

Polsek Dukuh Pakis meringkus dua polisi cepek di seputaran Jalan Prada Indah Kota Surabaya.

Net
ilustrasi - Mengaku Adiknya Dianiaya, Polisi Cepek Hajar Seorang Pemuda, Rampas Ponsel Korban untuk Pesta Miras 

Polsek Dukuh Pakis meringkus dua polisi cepek di seputaran Jalan Prada Indah Kota Surabaya

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dua pria yang menjadi polisi cepek di seputaran Jalan Prada Indah, Kota Surabaya ini harus berurusan dengan polisi.

Itu setelah keduanya nekat melakukan pemukulan dan perampasan terhadap korban berinisial AW (16) warga Kelurahan Lidah.

Dua pria itu adalah Aziz Abdul Rahman (35) dan M Andre Nur (27), warga Prada Indah.

Istri Baru Pulang Antar Cucu, Rumah Tampak Janggal, Dobrak Jendela dan Temukan Surat Jadi Saksi Bisu

Toyota Vios Ngebut Dini Hari di Jalanan Bojonegoro, Mobil Terjun ke Sungai 5 Penumpang Jadi Korban

Pura-Pura Jadi Pembeli, Pemuda Curi Uang di Swalayan, Tak Sadar Aksinya Terekam CCTV hingga Viral

Saat itu, dua tersangka yang sedang mengatur lalu lintas melihat korban bermain handpone di tepi jalan.

Kedua tersangka lantas menghampiri korban dan menuduh jika korban telah menganiaya adiknya.

Korban yang tak berdaya dihajar dan handponenya dirampas oleh keduanya.

"Kejadian tersebut terjadi Minggu (9/9/2019) lalu," beber Kanit Reskrim Polsek Dukuh Pakis, AKP Haryoko Widhi, Selasa (12/11/2019).

"Namun, setelah kejadian tersebut dua tersangka ini tidak lagi muncul," sambung dia.

Tak Terima Rumahnya Ditempeli Stiker, Sejumlah KK Penerima Bansos di Jombang Mengundurkan Diri

Polda Jatim Bakal Tambah Tersangka Baru Kasus SDN Gentong, Endus Adanya Dugaan Praktik Korupsi

Penangkapan keduanya dilakukan polisi ketika mendapat informasi korban jika kedua tersangka kembali mengatur lalu lintas di jalanan tersebut.

Walhasil, keduanya ditangkap tanpa perlawanan, Senin (11/11/2019) malam.

"Saat kami tangkap mereka sedang mengatur lalu lintas di pertigaan Jalan Prada," lanjut AKP Haryoko Widhi.

Dari pengakuan kedua tersangka, handpone korban telah dijual dan uangnya digunakan berpesta miras.

Sementara itu,polisi masih memburu satu pelaku lain yang berperan menjualkan handpone hasil kejahatan pelaku.

Bawa Celurit dan Buat Kericuhan Saat Pilkades Serentak, Dua Warga Sumenep Belum Ditangkap Polisi

Mengaku Ditipu Ketua Arisan Piauw, Puluhan Warga Tulungagung Datangi Kantor Polisi untuk Melapor

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved