Berita Batu

Riset Pakar Pendidikan Sebut Anak yang Belajar Ditemani Orangtua Berpeluang Besar Dapat Nilai Tinggi

Dewan Pakar Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan menyebut jika nilai anak bisa meningkat jika belajar ditemani orangtuanya.

Riset Pakar Pendidikan Sebut Anak yang Belajar Ditemani Orangtua Berpeluang Besar Dapat Nilai Tinggi
education.cu-portland.edu
ilustrasi mengajar - Riset Pakar Pendidikan Sebut Anak yang Belajar Ditemani Orangtua Berpeluang Besar Dapat Nilai Tinggi 

Dewan Pakar Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan menyebut jika nilai anak bisa meningkat jika belajar ditemani orangtuanya

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Belajar ditemani orang tua merupakan faktor yang lebih penting untuk tingkatkan nilai pelajaran anak.

Dewan Pakar Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), Nisa Felicia mengungkapkan, belajar ditemani orang tua lebih penting untuk tingkatkan nilai pelajaran anak daripada latar belakang pendidikan atau pekerjaan orang tua.

Menurut dia, anak yang mengulang pelajaran sekolah di rumah dan ditemani dengan orang tuanya membuktikan bahwa hal itu dapat meningkatkan nilai mereka.

Pisau Komando Kopassus, Bermula Bentrok Antar Geng: Sekali Tusuk Tubuh Langsung Rusak dan Mematikan

Mau Jenguk Tahanan di Kantor Polisi, Dua Wanita Terciduk Mesin X-Ray Bawa Benda Mencurigakan

Teror Aksi Komplotan Curanmor Sadis di Sidoarjo, Tak Segan Pakai Bom Ikan ke Korban Saat Beraksi

“Kajian yang kami lakukan bahwa anak-anak Yang mengulang pelajaran sekolah di rumah bersama orang tuanya itu ternyata secara statistik lebih tinggi nilai skornya," kata Nisa Felicia, Sabtu (16/11/2019).

"Nilai itu jika dibandingkan anak-anak yang tidak mengulang pelajarannya di rumah ataupun mengulang tapi sendirian tapi ditemani sama kakaknya aja,” sambung dia,

Lebih lanjut, Nisa menerangkan bahwa menemani anak dalam hal belajar lebih berpengaruh dalam peningkatan performa anak di sekolah dibandingkan dengan faktor pekerjaan atau tingkat pendidikan orang tua anak itu sendiri.

“Kami sudah memperhitungkan apakah itu dipengaruhi oleh tingkat pendidikan orang tuanya atau atau dipengaruhi oleh pekerjaan orang tuanya," ungkap dia.

"Ternyata tingkat pendidikan dan pekerjaan itu bukan faktornya, tetapi mendampingi anak itu menjadi faktornya,” terangnya.

Terungkap Penyebab Legenda Bulu Tangkis Johan Wahyudi Meninggal, Semasa Hidup Idap Sakit ini

Mantan Selingkuhan Ipda GT Ngaku Cuma Korban, Dijanjikan Nikah Jika Ceraikan Suami & Hubungan Intim

 Nisa juga memaparkan bahwa Kota Batu sebenarnya sudah mempunyai tingkat literasi yang lebih baik dari kota-kota lain di Indonesia.

“Memang kota Batu itu termasuk kota Yang jika dibandingkan dengan kota-kota lain itu cukup baik sebenarnya, jadi anak-anak Yang ada di SD diharapkan bisa sesuai dengan jenjang kelasnya itu sudah tercapai sebenarnya kalau di Batu,” kata Nisa.

Selanjutnya Nisa berpesan jika kota Batu menjaga komitmen untuk terus melakukan kegiatan parenting yang baik terhadap anak-anak mulai dari tingkat PAUD, TK, hingga SD.

Ia mengatakan bahwa Kota Batu dapat menjadi salah satu kota yang menginovasi kota-kota lain tentang bagaimana kolaborasi antara guru dan orang tua untuk meningkatkan literasi anak.(Bella Ayu Kurnia Putri/BA) 

Alas Purwo Geopark Green Run Digelar di Hutan Alas Purwo, Peserta Bisa Nikmati Oksigen Segar

Oknum Perwira Polrestabes Surabaya Resmi Ditahan, Punya Skandal Perselingkuhan dengan 2 Istri Orang

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved