Berita Malang

Mulai Tahun Depan, Pembelian Tiket ke Gunung Bromo Dilakukan Online untuk Travel Agent dan Wisatawan

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menargetkan pembelian tiket ke Gunung Bromo tahun 2020 dilakukan secara online.

TRIBUNMADURA.COM/Fikri Firmansyah
Wisata Gunung Bromo - Mulai Tahun Depan, Pembelian Tiket ke Gunung Bromo Dilakukan Online untuk Travel Agent dan Wisatawan 

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru resmi menaikkan harga tiket masuk ke Gunung Bromo dan Gunung Semeru per 1 Juni 2019.

Kenaikan harga tiket masuk ke Gunung Bromo dan Gunung Semeru ini, merupakan hasil kesepakatan rapat koordinasi yang digelar pada awal bulan Mei 2019 lalu.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, John Kennedie menerangkan, kenaikan tiket masuk menuju Gunung Bromo dan Gunung Semeru disebabkan oleh adanya penambahan premi asuransi dari sebelumnya Rp 2.500 menjadi Rp 4.000.

John Kennedie menyebut, kenaikan premi asuransi ini menjadikan harga tiket masuk Gunung Bromo naik, dari semula Rp 27.500 menjadi Rp 29.000, pada hari kerja.

"Sementara untuk hari libur dari Rp 32.500 menjadi Rp 34.000 untuk wisatawan lokal," kata John Kennedie, Jumat (10/5/2019).

Pengadaan Fasilitas Kereta Gantung di Kawasan Gunung Bromo Bakal Didanai Investor Asing asal Swiss

Gunung Bromo Erupsi, Wisatawan Masih Bisa Berkunjung Tapi Dilarang Mendekat hingga 1 Km Kawah Aktif

John Kennedie beralasan, kenaikan tiket ini merujuk pada pasal 20 huruf F Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Dalam pasal 10 UU 10/2009 disbutkan, setiap wisatawan berhak memperoleh perlindungan asuransi untuk kegiatan pariwisata yang berisiko tinggi.

Kegiatan pariwisata beresiko tinggi meliputi wisata alam, arung jeram, panjat tebing dan permainan jet coaster serta mengunjungi objek wisata tertentu, seperti menyaksikan satwa liar.

"Dan kegiatan mendaki ke Gunung Bromo maupun Semeru masuk ke dalam kategori wisata beresiko tinggi," ucap dia.

Berdasarkan data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari tahun 2016 hingga 2019, tercatat 10 orang meninggal dunia karena sakit, sembilan orang meninggal karena kecelakaan dan 62 orang dirawat, karena penyebab yang sama.

Fenomena Frost atau Embun Upas di Kawasan Gunung Bromo, Lautan Pasir Memutih dan Tanaman Membeku

Pemprov Jatim Bakal Sediakan Kereta Gantung di Gunung Bromo, Mudahkan Wisatawan Nikmati Sunrise

Selain itu, kata dia, ada 23 orang juga dievakuasi dengan berbagai penyebab.

"Berdasarkan catatan Asuransi Amanah Gita, TNBTS menduduki peringkat pertama dari kecelakaan yang terjadi," jelas John Kennedie.

"Tak hanya di tingkatan wisata alam, tapi juga taman nasional atau konservasi lainnya," sambung dia.

Sebagai informasi, tiket untuk masuk ke Gunung Semeru menjadi Rp 19.000 dari sebelumnya Rp 17.500 di hari biasa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved