Berita Surabaya

Risma dan Faida Tak Hadiri Rakor Sinergi Pusat Daerah dan Penyerahan DIPA oleh Khofifah, Ada Apa?

Wali Kota Surabaya Risma dan Bupati Jember Faida Tak Hadiri Rakor Sinergi Pusat Daerah dan Penyerahan DIPA oleh Gubernur Jatim Khofifah, Ada Apa?

Risma dan Faida Tak Hadiri Rakor Sinergi Pusat Daerah dan Penyerahan DIPA oleh Khofifah, Ada Apa?
Kolase Tribunmadura.com
Bupati Jember Faida dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ( Risma ). 

Wali Kota Surabaya Risma dan Bupati Jember Faida Tak Menghadiri Rakor Sinergi antara Pusat Daerah dan Penyerahan DIPA oleh Gubernur Jatim Khofifah, Ada Apa?

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ( Risma ) dan Bupati Jember Faida tidak hadir dalam Rapat Koordinasi Provinsi Jawa Timur Tahun 2019, Jumat (22/11/2019).

Rapat koordinasi ini beragendakan Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Rangka Mensukseskan Lima Prioritas Pembagunan Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Maju.

Dalam Rakor yang diselenggarakan di Convention Hall Grand City, Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya ini, para kepala daerah juga menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Saat acara berlangsung, pembawa acara membacakan dua kepala daerah yang tidak hadir dalam acara tersebut sehingga DIPA tidak bisa diserahkan.

Mereka adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ( Risma ) dan Bupati Jember Faida.

Gubernur Khofifah memberi sambutan di rapat Koordinasi Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 yang beragendakan Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Rangka Mensukseskan Lima Prioritas Pembagunan Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Maju di Convention Hall Grand City, Surabaya, Jumat (22/11/2019)
Gubernur Khofifah memberi sambutan di rapat Koordinasi Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 yang beragendakan Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Rangka Mensukseskan Lima Prioritas Pembagunan Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Maju di Convention Hall Grand City, Surabaya, Jumat (22/11/2019) (TRIBUNMADURA/SOFYAN ARIF CHANDRA SAKTI)

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim Khofifah berpesan kepada kepala daerah agar memastikan DIPA yang diterima tidak sekadar terkirim tapi sampai ke penerima manfaat, termasuk di dalamnya dana desa.

Khofifah juga menekankan ada lima prioritas program nasional, salah satu yang ditekankan khofifah adalah pemerataan infrastruktur.

"Pertama upaya pembangunan infrastruktur.
Para wali kota bupati sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi.

Targetnya tahun 2021 seluruh Jatim sudah terlistriki berbasis rumah tangga," ucap Khofifah.

Sampai saat ini, Khofifah menyampaikan masih ada 253 ribu rumah tangga yang belum terlistriki.

Khofifah menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan menteri ESDM agar target tersebut bisa tercapai.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved