Berita Surabaya
Antarkan Siswi SMKN 10 Surabaya, Driver Ojek Online ini Bawa Kabur Handphone Realme 5 Penumpangnya
Antarkan Siswi SMKN 10 Surabaya, Driver Ojek Online Surabaya ini Bawa Kabur Handphone Realme 5 Penumpangnya.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Mujib Anwar
Antarkan Siswi SMKN 10 Surabaya, Driver Ojek Online Surabaya ini Bawa Kabur Handphone Realme 5 Pro Penumpangnya
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang oknum pengemudi / driver ojek online di Surabaya nekat membawa kabur handpone penumpangnya sendiri.
Aksi itu dilakukan oleh M Bahrul Wahda (21) warga Kupang Gunung Barat II Surabaya.
Saat itu, Wahda yang mendapat orderan penumpang yakni seorang siswa SMKN 10 Surabaya, Rabu (27/11/2019).
Wahda si driver ojek online inipun mengantarkan orderan ojek tersebut ke rumah korban yang berada di Jalan Jemurngawinan IA Surabaya.
"Setelah korban turun, pelaku meminjam handpone korban dengan alasan menghubungi temannya yang kecelakaan.
Tanpa curiga, korban meminjamkan hanponenya kepada pelaku," beber Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Surabaya, Sabtu (30/11/2019).
• Kaya & Punya Honda Jazz, Juragan Kos Bangkalan ini Pilih Masuk Penjara Demi Honda Beat Mahasiswi UTM
• Gubernur Khofifah Minta Pelatih yang Tuduh Atlet Senam SA Tak Perawan Agar Minta Maaf ke Keluarga
• Pria Mengaku Tak Makan dan Minum Selama 70 Tahun, Dokter Temukan Hal Mengejutkan saat Menelitinya
Usai handpone diserahkan, pelaku kemudian kabur dengan cepat.
Mendapati handphonenya dibawa kabur pelaku, korban langsung melaporkan pencurian oleh driver ojek online tersebut ke Polsek Wonocolo Surabaya.
Penangkapan Wahda dilakukan polisi setelah mendapat informasi plat nomor motor yang digunakannya di driver ojek online.
"Kami kemudian melacak keberadaan alamat pelaku dari nopol dan kerjasama dengan pihak aplikator ojek online," tambahnya.
Saat ditangkap, Wahda tak berkutik.
Ia mengakui perbuatannya dan menyebut jika handpone Realme 5 Pro milik korban telah dijual sebesar 650 ribu rupiah kepada temannya.
"Saya baru sekali ini. Uangnya buat tambahan beli kebutuhan hidup.
Saya jual ke teman saya," akunya.