Nikahi Pemuda Indonesia, Bule Cantik asal Jerman ini Masuk Islam dan Ucapkan Kalimat Syahadat

Nikahi Pemuda Indonesia, Bule Cantik asal Jerman ini Masuk Islam dan Ucapkan Kalimat Syahadat, Resepsi Pernikahan Digelar di Masjid

Editor: Mujib Anwar
TribunTimur/Amirudin
Lena Steffanowski dan Umar Gaffar Pengantin asal Maros dan Jerman 

Nikahi Pemuda Indonesia, Bule Cantik asal Jerman ini Masuk Islam dan Ucapkan Kalimat Syahadat, Resepsi Pernikahan Digelar di Masjid

TRIBUNMADURA.COM - Selasa (3/12/2019), pukul 19.00 Wita malam, pernikahan viral pemuda Sulawesi Selatan Indonesia dan gadis Jerman telah digelar.

Si pemuda bahagia tersebut adalah Umar Gaffar. Pria berusia 28 tahun asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ( Sulsel ).

Umar Gaffar mempersunting seorang gadis bule asal Jerman, Lena Steffanowski yang berusia 23 tahun.

Pernikahan Umar Gaffar dan Lena Steffanowski, pasangan beda negara tersebut viral di media sosial.

Umar Gaffar saat ditemui di kediamannya, di Jl Makmur Dg Sitakka, Kelurahan Raya, Kecamatan Turikale, Maros, membenarkan rencana pernikahannya itu.

Resepsi pernikahan Umar dan Lena, akan dihelat di Aula Masjid Al-Markaz Al-Islami Maros, Jl Jenderal Sudirman, Turikale, Selasa (3/12/2019), pukul 19.00 Wita malam.

"Insya Allah resepsinya malam ini. Istri saya asli Jerman, cuma keluarganya memang ada yang keturunan Polandia," kata Umar Gaffar, kepada tribun-maros.com (Grup Tribunmadura.com ).

Bisa Bikin Kulkas Lemari Es dan Freezer Meledak, 3 Benda ini Dilarang Keras untuk Disimpan di Kulkas

Kasus Keperawanan Atlet Senam Makin Memanas, Beredar Video Wali Kota Kediri Usir Pengurus KONI Jatim

TERUNGKAP, Pria Misterius yang Bunuh Diri di Galaxy Mall 3 Surabaya ialah Bos Toko Perlengkapan Bayi

Umar mengatakan, perkenalannya dengan Lena, berawal di kapal pesiar tempatnya bekerja.

Saat itu, kapal pesiar tempat Umar bekerja tengah berlayar menuju Jerman.

"Sekitar dua tahun yang lalu kami kenalan.

Waktu itu, dia berlibur di kapal pesiar tempat saya bekerja," ujarnya.

Sejak pertemuan di kapal pesiar tersebut, Umar dan Lena semakin intens berkomunikasi.

Hingga akhirnya, Umar mengutarakan niatnya mempersunting gadis yang bekerja di salah satu supermarket di Jerman itu.

"Alhamdulillah, dia bersedia menikah dengan saya.

Sejak itu, saya sampaikan ke orang tua saya, dan bertemu orang tuanya," tuturnya.

Sebelum memutuskan menikah dengan Umar, bule Jerman tersebut, Lena Steffanowski terlebih dahulu masuk Islam.

Lena mengucapkan dua kalimat syahadat, pada Jumat (29/11/2019) lalu di Masjid Al-Markaz Al-Islami Maros.

"Namanya sekarang St Lena Muslimah.

Alhamdulilah sudah masuk Islam pekan lalu," ujarnya.

Sementara itu, Lena Steffanowski mengaku kagum dengan keramahan dan keragaman budaya di Indonesia.

Apalagi, ini merupakan kunjungan pertama kalinya ke wilayah Asia, khususnya Indonesia.

"Saya sangat senang, pernikahan di Indonesia ramai dan warganya ramah-ramah," kata Lena.

Ia juga mengaku kagum dengan keindahan panorama alam Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.

"Saya suka melihat perahu (jolloro sebutan warga Maros) di Sungai Rammang-Rammang.

Termasuk keindahan Leang-Leang," tuturnya.

Rencananya, pasca menikah Umar dan Lena bakal kembali ke Jerman, untuk mengadakan resepsi pernikahan di Jerman.

Pernikahan Afrizal Rahmat & Kathleen Mijo kovarbasic di Bone Sulsel
Pernikahan Afrizal Rahmat & Kathleen Mijo kovarbasic di Bone Sulsel ((HANDOVER))

Susul Afrizal dan Kathleen

Sebelumnya, seorang pemuda Bugis Bone bernama Afrizal Rahmat juga mempersunting bule asal Jerman bernama Kathleen Mijo kovarbasic.

Saat pesta pernikahan berlangsung, keduanya sama-sama berusia 23 tahun.

Pesta pernikahan keduanya yang menggunakan adat Bugis berlangsung di kediaman mempelai pria di kompleks perumahan BTN Macanang Indah Permai, eks BTN Harvana Halim Indah, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (7/9/2017) siang.

Penikahan ini disaksikan langsung keluarga mempelai pria.

Sementara orangtua dan keluarga Katy, sapaan Kathleen tidak sempat datang dari Jerman.

Afrizal Rahmat merupakan putra pasangan Ahmad Seng, staf Pascasarjana STAIN Watampone dan Ratna, staf Kantor Urusan Agama Kecamatan Palakka, Bone.

Bagaimana kisah cinta kedua yang beda suku bangsa bermula?

Seng menuturkan jika keduanya berkenalan di Pulau Dewata, Bali.

Usai kenalan, kemudian pacaran hingga mantap naik ke pelaminan.

Berapa maharnya?

Seng, menuturkan maharnya tidak muluk-muluk.

"Maharnya yakni satu cincin seberat 2 gram dan gelang 5 gram dan seperangkat alat salat," kata Seng kepada TribunBone.com (Grup Tribunmadura.com ) di sela-sela acara pernikahan anaknya.

Karena menikahi gadis bule, Afrizal pun diuntungkan karena tak perlu menyerahkan uang panaik atau uang belanja pesta pernikahan yang diserahkan pihak mempelai pria kepada mempelai sesuai dengan tuntunan adat suku Bugis, Makassar, dan Mandar.

Uang panaik biasanya mulai puluhan juta rupiah hingga miliaran rupiah.

Gara-gara uang panaik terlalu mahal, kadang lamaran ditolak.(*)

Artikel diatas sudah tayang di Tribun Timur dengan judul Viral Pemuda Maros Nikahi Bule Jerman, Ketemu di Kapal Pesiar dan Gelar Resepsi Malam Ini

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved