Breaking News:

Ayah Bayi yang Dilahirkan Siswi SMK Madiun di Kamar Mandi Terungkap, Begini Kasusnya lalu jadi Heboh

Ayah Bayi yang Dilahirkan Siswi SMK Madiun di Kamar Mandi Terungkap, Begini Kasusnya hingga Heboh

Kolase Tribunnews, Tribunmanado, dan Net
Ilustrasi - Ayah Bayi yang Dilahirkan Siswi SMK Madiun di Kamar Mandi Terungkap, Begini Kasusnya Hingga menjadi Heboh 

ayah bayi yang dilahirkan siswi SMK Madiun di kamar mandi akhirnya terungkap, begini kasusnya hingga  menjadi viral dan heboh

TRIBUNMADURA.COM - Teka-teki siapa ayah dari bayi yang dilahirkan MS, siswi SMK Madiun di kamar mandi rumahnya di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun pada 30 November 2019 akhirnya terungkap.

Pria tak bertanggungjawab tersebut adalah teman dekat dari MS sendiri, setelah keduanya diduga menjalin hubungan yang kelewat batas.

Kasus memilukan yang menimpa MS, siswi SMK Madiun sempat viral di media sosial dan menggegerkan warga Madiun.

Pasalnya, setelah melahirkan bayinya di kamar mandi, MS terlihat tergolek lemas di ruang Pinang, RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Perkembangan terbaru dari kasus tersebut, polisi sampai saat masih belum menetapkan tersangka.

Status MS masih sebagai terlapor, karena polisi belum menentukan tersangka atas kematian bayi itu.

Kapolsek Mejayan, Kompol Pujiyono mengatakan, polisi belum menetapkan tersangka karena belum memiliki bukti yang cukup.

“Kami sudah minta keterangan beberapa saksi, termasuk siswi SMK yang melahirkan bayi itu. Sampai saat ini penyelidikan masih berjalan,” tegasnya, Selasa (10/12/2019). 

Polisi Pamekasan yang Ditusuk Pisau Komando Anggota TNI Dikabarkan Meninggal, Bgini Fakta Sebenarnya

PNS Makin Dimanjakan Dengan adanya Rusunawa ASN, Bisa Buat ASN Berkeluarga dan Sewanya Sangat Murah

Toyota Avanza Suporter PSS Sleman Dilempar Batu di Jembatan Tol Mojokerto usai Laga Lawan Persela

Kasus yang menimpa MS, siswi SMK Madiun bermula ketika, Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, dia melahirkan bayi perempuan di dalam kamar mandi rumahnya.

Setelah melahirkan bayi perempuan mungil tersebut, siswi SMK di Madiun ini memasukkannya ke dalam kresek warna hitam lalu dimasukkan ke dalam tas punggung sekolah.

Namun, peristiwa itu akhirnya terbongkar. Siraman air berulangkali di kamar mandi hingga sekitar satu jam, membuat tetangganya curiga.

Apalagi bau amis tercium dari air yang mengalir dari kamar mandi tersebut. 

Beberapa waktu kemudian, tetangganya menggedor pintu rumah. Sang ibu membukakan pintu itu.

Dari situlah, akhirnya tepergok aktivitas Siswi SMA itu baru saja melahirkan Bayi Perempuan.

Berikut 5 fakta siswi SMK Madiun yang melahirkan bayi perempuan lalu memasukkannya ke tas punggung sekolah:

1. Kronologi, kecurigaan tetangga

Seorang warga mendengar suara seperti orang sedang mandi dan menyiram air secara terus menerus di kamar mandi milik MS, Siswi SMK di Madiun.

Selain mendengar suara seperti orang sedang mandi, warga juga mencium bau amis darah.

"Awalnya, ada seorang warga mendengar orang menyiram air, seperti orang mandi, tapi lama lebih sekitar satu jam lebih," Kapolsek Mejayan, Kompol Pujiyono, ketika dikonfirmasi, Senin (2/11/2019).

Warga yang curiga, kemudian menggedor-gedor pintu rumah MS.

Beberapa menit kemudian, ibu MS berinisial YD, membukakan pintu rumahnya.

"Warga kemudian masuk dan melihat MS sudah dalam kondisi lemas tergeletak di kamar mandi," kata Pujiyono.

Warga yang masuk ke dalam rumah YD, melihat wajah MS tampak pucat dengan posisi badan bersandar di dinding kamar mandi.

Viral di WhatsApp, Foto Perempuan Pamekasan Pamer Dada, Diduga Diambil di Sebuah Tempat Wisata

Beredar Kabar Hotel di Banyuwangi Diimbau Tak Pasang Atribut Natal, Ternyata Begini Faktanya

Pria Mengaku Tak Makan dan Minum Selama 70 Tahun, Dokter Temukan Hal Mengejutkan saat Menelitinya

2. Diduga hasil hubungan di luar nikah

Kapolsek Mejayan, Kompol Pujiyono, ketika dikonfirmasi, Senin (2/11/2019) membenarkan.

Dia menceritakan peristiwa ini diketahui pertama kali oleh ibu kandung MS.

Diduga Bayi Perempuan yang dilahirkan MS ini merupakan hasil hubungan gelap.

Sebab MS secara diam-diam melahirkan darah dagingnya itu di kamar mandi, hingga akhirnya bayi Perempuan itu meninggal.

Berdasarkan keterangan saksi, Bayi Perempuan ini dilahirkan pada Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

3. Diduga karena malu

Setelah melahirkan, MS, siswi SMK kelas XI  itu ternyata mengalami pendarahan pasca melahirkan.

MS kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

MS akhirnya mengakui dirinya baru saja melahirkan seorang Bayi Perempuan.

MS mengatakan, Bayi Perempuan yang baru dilahirkan itu dibungkus plastik kresek berwarna hitam dan dimasukkan ke dalam tas punggung sekolahnya.

Tas itu berada di dalam kamar mandi.

"Setelah mendengar keterangan dari pelaku itu, warga melihat bayi perempuan yang baru saja dilahirkan MS di dalam plastik kresek di tas punggung warna biru tua," jelasnya.

Saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian bayi malang itu.

Belum diketahui, apakah bayi MS meninggal sebelum atau sesudah dilahirkan.

Pujiyono menambahkan, diduga karena masih berstatus pelajar, MS sengaja melahirkan sendiri anaknya karena malu.

Diduga MS ingin menyembunyikan keberadaan bayi tersebut, hingga akhirnya bayi itu meninggal dunia.

"Dimungkinkan dikarenakan orang tua korban malu dan ingin menutupi keberadaan bayi tersebut, karena belum terikat pernikahan dan masih pelajar," imbuhnya.

Saat ini, MS masih dirawat di ruang Pinang, RSUD Caruban.

Begitu juga dengan Bayi Perempuan MA, saat ini berada di RSUD Caruban untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

4. Dikeluarkan dari sekolah

MS akhirnya dikeluarkan dari sekolah lantaran Hamil di luar nikah.

Selain itu, MS diketahui melahirkan di kamar mandi rumahnya, hingga menyebabkan Bayi Perempuannya meninggal.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Supardi, ketika dikonfirmasi, Senin (2/12/2019) membenarkan.

MS dikeluarkan dari sekolahnya karena melakukan pelanggaran berat.

"Bukan dikeluarkan, kalau istilah saya dikembalikan ke orangtua.

Sesuai dengan peraturan, apabila siswa melakukan pelanggaran berat, maka proses pendidikannya dikembalikan ke orangtua," kata Supardi, saat ditemui di kantornya.

Untuk selanjutnya, pihaknya menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian, sebab proses melahirkan terjadi di luar sekolah, dan di luar jam sekolah.

"Saat ini, sudah menjadi kewenangan polisi.

Karena dilakukan di rumah, dan di luar waktu jam belajar sekolah," katanya.

Dia menuturkan, berdasarkan keterangan pihak sekolah, sebelumnya Siswi SMA bersangkutan telah diingatkan oleh wali kelasnya.

Saat itu, wali kelasnya sudah menanyakan perubahan fisik pada MS.

"Pada saat itu, ketika ada gejala, terjadi perubahan fisik, sudah ditegur sama wali kelas.

Suruh cek kehamilan, katanya sudah dicek negatif.

Orangtuanya juga sudah datang ke sekolah, dan mengatakan anaknya tidak sedang Hamil," jelasnya.

Dia mengatakan, setelah dikeluarkan dari sekolah, MS tidak dapat melanjutkan sekolah di sekolah formal.

"Dia bisa melanjutkan pendidikan di pendidikan non formal, paket C," katanya.

5. Sanski bagi pria yang menghamili

Selain MS, apabila pria yang yang mengHamili MS berstatus siswi SMK, juga akan diberi sanksi yang sama yakni dikeluarkan.

"Juga dikeluarkan, sekolah formal tidak boleh.

Menikah di bawah umur, Hamil di luar nikah, termasuk mengHamili, tidak boleh di sekolah formal," tegasnya.

Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved