Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Berencana Kembangkan Kawasan Kota Lama Surabaya, Konsepnya Mirip Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan

Pengembangan kawasan Kota Lama dilakukan untuk menarik minat wisatawan yang datang ke Kota Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
View aerial Patung Suroboyo tambah indah dengan adanya air mancur warna warni usai diresmikan oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini di komplek Taman Suroboyo kawasan Bulak, Kenjeran, Rabu (29/5/2019) 

Pengembangan kawasan Kota Lama dilakukan untuk menarik minat wisatawan yang datang ke Kota Surabaya

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya berencana untuk mengembangkan kawasan Kota Lama dalam waktu dekat.

Pengembangan kawasan Kota Lama dilakukan untuk menarik wisatawan yang datang ke Kota Surabaya.

Upaya itu, satu di antaranya dengan menghelat acara seperti yang selama ini dilakukan di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya.

Pria Sidoarjo Dikeroyok Sejumlah Orang Tak Dikenal, Nyawanya Tak Tertolong saat Menuju Rumah Sakit

Bertarif Rp 15 Ribu Per Jam, Rental Kamar Kost ini Ramai Diminati Pelajar, Ada Layanan Tambahannya

VIRAL di Twitter, Wanita Bermobil Terekam Kamera Lakukan Hal Tak Terduga di Jalan Tol Pandaan-Malang

"Memang 2020 kita konsepkan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya, Antiek Sugiharti.

"Kota Lama itu sepanjang Kembang Jepun, Karet, Panggung dan sekitarnya," sambung dia.

Menurut Antiek Sugiharti, oengembangan kawasan Kota Lama itu masih tahap perencanaan.

Sebab, saat ini, pihaknya masih memikirkan konsep yang akan dipakai agar bisa sukses seperti gelaran Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan.

Ia mengatakan, konsepnya nanti akan dibuat berbeda.

BREAKING NEWS - Ratusan Warga Kepung Gedung Mapolres Sampang, Bawa Poster Berisi Tuntutan dan Protes

Kondisi arus Lalu Lintas Jalan Tunjungan, Surabaya, pada Rabu (14/11/2018) pukul 08.30 pagi.
Kondisi arus Lalu Lintas Jalan Tunjungan, Surabaya, pada Rabu (14/11/2018) pukul 08.30 pagi. (TRIBUNJATIM.COM/MELIA LUTHFI HUSNIKA)

Karena pihaknya ingin kawasan Kota Lama nantinya memiliki ciri khas seperti halnya Jalan Tunjungan, yang terkenal dengan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan.

"Tetapi sama mungkin kuliner dan craft yang itu bisa saling bersinergi," ujarnya menjelaskan.

Lebih lanjut, Antiek mengungkapkan, pihaknya sudah memulai rencana itu dengan menghelat car free day di kawasan Kota Lama.

Hanya saja, lanjut Antiek, masih butuh evaluasi, sebab tidak seramai Taman Bungkul, Surabaya.

"Itu adalah sebagai salah satu upaya kita untuk destinasi wisata," katanya.

"Karena di sana memiliki sejarah dan kekhasan bangunan dan lokasi," ujarnya.

Heboh Rental Kamar Kost Bertarif Rp 15 Ribu Per Jam, Sediakan Fasilitas Tambahan Tisu dan Pengaman

Identitas Pria Sidoarjo Korban Pengeroyokan Orang Tak Dikenal, Tewas dengan Luka Tusuk di Perut

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved