Breaking News:

Brimob Tersambar Petir

Polri Berduka, Kesaksian Kapusdik Soal Gunung Ringgit, Hingga Situasi 8 Brimob Tersambar Petir

Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking mengatakan, ada tiga siswa didik Brimob yang gugur dalam pelatihan ini atau Brimob tersambar petir.

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Pendaki.id dan Wikipedia.org)
Ilustrasi Gunung Ringgit dan sambaran petir 

Polri Berduka, Kesaksian Kapusdik Soal Gunung Ringgit, Hingga Situasi 8 Brimob Tersambar Petir

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Gunung Ringgit disebut sudah beberapa kali dipakai untuk latihan.

Hingga akhirnya kejadian nahas 8 anggota Brimob tersambar petir terjadi.

Saat itu, latihan memang sedang usai dan tinggal kembali pulang.

Namun, cuaca yang mendadak berubah hujan dan terdapat petir menewaskan 3 anggota Brimob dan 5 anggota luka-luka.

Kapusdik Brimob Watukosek, Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking mengatakan, seluruh keluarga besar Polri sedang berduka bukan hanya Brimob saja.

ilustrasi
ilustrasi (MDESIGNER125/ISTOCK.COM)

Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking mengatakan, ada tiga siswa didik Brimob yang gugur dalam pelatihan ini atau Brimob tersambar petir.

Menurut Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking, saat latihan, memang ada perubahan cuaca di Gunung Ringgit, Kabupaten Pasuruan.

Ia menyebut, perubahan cuaca di Gunung Ringgit sangat mendadak, hingga akhirnya turun hujan lebat.

"Meninggalnya memang karena tersambar petir," ucap Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking, Senin (16/12/2019).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved