Berita Sampang
Sampah Pasar di Sampang Jadi Kendala Meraih Penghargaan Adipura, ini Upaya yang Dilakukan
Dua tahun terakhir, Masalah sampah pasar menjadi penyebab Kabupaten Sampang, Madura gagal mendapatkan penghargaan Adipura.
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dua tahun terakhir, Masalah sampah pasar menjadi penyebab Kabupaten Sampang, Madura gagal mendapatkan penghargaan Adipura.
Hal tersebut diakui oleh Kabid Kebersihan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, Syarifuddin.
Sehingga, tidak ingin mengalami kendala yang serupa, dalam penilain tahun ini, kendala tersebut dijadikan bahan evaluasi dan menargetkan point besar untuk bisa menunjang penilaian penghargaan dari Kementrian Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu.
"Untuk menunjang point itu kami melakukan penanganan sampah di beberapa titik, yaitu pasar, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan rumah sakit," ujarnya kepada TribunMadura.com, Minggu (22/12/2019).
Tidak hanya itu, upaya lainnya juga dilakukan, seperti melakukan perbaikan dengan menyediakan Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R).
"Penyediaan TPS 3R dilakuakan di setiap Keluarahan yang ada di Kecamatan Kota Sampang," ucap Syarifuddin.
Dengan melihat upaya penanganan sampah pada tahun ini, pihaknya meyakini jika dalam penilaian Adipura nantinya akan mampu meraihnya.
Namun, ia berharap kepada masyarakat agar juga berpartisipasi dalam menjaga ligkungan sekitar.
Sebab, partisipasi masyarakat menurutnya yang paling sulit untuk di kontrol.
"Kami harapkan masyrakat juga berpartisipasi karena hal itu juga akan dinilai," tuturnya.
Sedangkan dalam penilaian Adipura tersebut saat ini masih belum diketahui waktunya.
Namun Pemkab Sampang sudah siap, karena dokumen Kebijakan Strategi Daerah (jakstrada) sudah diserahkan ke Kementrian.
"Jadi saat ini kami tinggal menunggu penilaian Adipura," tutupnya.