Selasa, 19 Mei 2026

Kecelakan Maut di Jalan Surabaya Malang

Sopir Truk Diperiksa dalam Kasus Kecelakaan Maut di Jalan Surabaya-Malang, Ternyata Tak Punya SIM

Satlantas Polres Pasuruan sudah memeriksa sopir truk kontainer bermuatan ekskavator yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Surabaya - Malang

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Galih Lintartika dan istimewa)
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim dan sopir truk kecelakaan maut 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN  - Sopir truk kecelakaan maut di jalan Surabaya - Malang masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi masih mendalami unsur-unsur yang bisa memenuhi penetapan tersebut.

Saat dites urine, sopir truk ini negatif.

Namun saat diperiksa kelengkapannya, sopir ini mengaku tak pernah memiliki SIM.

Satlantas Polres Pasuruan sudah memeriksa sopir truk kontainer bermuatan ekskavator yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Surabaya - Malang, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu pagi.

Pemeriksaan itu memang belum 1 x 24 jam.

Jadi, pihak kepolisian belum bisa memastikan dan memutuskan status sopir truk ini, yakni Slamet Zuhdi (48), warga Nganjuk ini.

Mobil Daihatsu Ayla yang ringsek akibat kecelakaan maut di Jalan Surabaya-Malang
Mobil Daihatsu Ayla yang ringsek akibat kecelakaan maut di Jalan Surabaya-Malang (TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA)

Selain itu, Korps Bhayangkara juga belum bisa menyebutkan pasti kronologis kejadian dan penyebab kejadian kecelakaan yang menewaskan tujuh orang ini, lima diantaranya adalah keluarga yang sedang perjalanan ke Malang, untuk menjenguk saudara pulang umroh.

Kendati demikian, meski pemeriksaan belum selesai, Polisi mengungkap sejumlah fakta yang mengejutkan.

Fakta ini terkait kondisi sopir truk kontainer ini yang sudah diperiksa kurang lebih 15 jam lebih.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim mengatakan, hasil pemeriksaan tes urine terhadap sopir ini negatif.

Artinya, sopir ini sehat dan normal, tidak terpengaruh obat terlarang atau lainnya yang membuatnya hilang konsentrasi saat berkendara.

"Sudah kami tes kemarin dan hasilnya negatif.

Kami juga sudah periksa kesehatannya, semuanya aman dan normal," kata Kasatlantas saat ditemui usai olah TKP lanjutan bersama tim TAA Polda Jawa Timur di lokasi kejadian, Senin (23/12/2019).

Disinggung soal kendaraan truk ini, kata Kasat, pihaknya masih mendalaminya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved