Berita Gresik
2149 Wanita di Gresik Resmi Jadi Janda di 2019, Pernikahan Dini Menjadi Sorotan, Ekonomi Sebab Utama
Berdasarkan data perceraian di Pengadilan Agama (PA) Gresik, sebanyak 2.149 perkara perceraian selama 2019.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Aqwamit Torik
2149 Wanita di Gresik Resmi Jadi Janda di 2019, Pernikahan Dini Menjadi Sorotan, Ekonomi Sebab Utama
TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Angka perceraian di Kabupaten Gresik tiap tahun mengalami peningkatan.
Pada tahun 2019 saja, total 2149 wanita di Gresik yang menjadi janda di tahun 2019.
Permasalahan yang dialami juga beragam.
Masalah yang paling dominan adalah masalah ekonomi.
Lalu disusul dengan perselisihan.
Hal ini membuat tren perceraian di Kota Santri mengalami peningkatan setiap tahunnya.
"Sekitar 1.500an lah, wanita yang menggugat cerai suaminya selama 2019," ujar Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik, Emi Rumhastuti, Jum'at (17/1/2020).
Berdasarkan data perceraian di Pengadilan Agama (PA) Gresik, sebanyak 2.149 perkara perceraian selama 2019.
Masalah utama dari perceraian adalah faktor ekonomi.
Totalnya sebanyak 1.083.
• Merasa Terus Dipojokkan, Teddy Bongkar Isi Perjanjiannya dengan Lina yang Berisi Resiko Berat
Faktor kedua disusul oleh perselisihan terus menerus.
Sebanyak 489 kasus menyebabkan mahligai rumah tangga berakhir di palu hakim.
Kemudian, sebanyak 409 perceraian juga disebakan karena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Terakhir diduduki oleh faktor meninggalkan satu pihak sebanyak 107.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/putus-hubungan-cerai-patah-hati-bertengkar-ngambek.jpg)