Breaking News:

Berita Tuban

SMPN 2 Bangilan Tuban Dibobol Maling, Kerugian Sekolah Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Pihak SMPN 2 Bangilan Kabupaten Tuban merugi hingga ratusan juta rupiah karena pencurian itu.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Ruang laboratorium SMPN 2 Bangilan, Kabupaten Tuban, Selasa (21/1/2020). 

Pihak SMPN 2 Bangilan Kabupaten Tuban merugi hingga ratusan juta rupiah karena pencurian itu

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - SMPN 2 Bangilan, Kabupaten Tuban, dibobol maling.

Sebanyak 17 komputer yang berada di ruang laboratorium SMPN 2 Bangilan raib digondol maling.

Pelaku hanya menyisakan 23 komputer di ruang yang sama dalam aksi pencurian itu.

GEGER Pasangan di Sampang Pesan Kamar Hotel No 13 Berujung Tragis, Fakta Sebenarnya Dikuak Polisi

Kisah Gadis Madura Ditinggal di Pinggir Pasar setelah Dicabuli Kekasih, Tak Diantar Pulang ke Rumah

Cantik Sejak Lahir, Son Ye Jin Nyaris Tak Pakai Riasan saat Syuting Drama Korea Crash Landing on You

Atas kasus pencurian tersebut, pihak SMPN 2 Bangilan pun mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Setidaknya, kerugian SMPN 2 Bangilan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Laboratorium Komputer SMPN 2 Bangilan, Ahmad Syakir mengatakan, perangkat komputer yang diambil merupakan terbaru dan tergolong barang bagus.

Untuk harganya per unit mencapai Rp 7 juta, jika dikalikan sebanyak 17 komputer maka total Rp 119 juta.

"Untuk kerugian komputer mencapai Rp 119 juta, rincian Rp 7 juta dikali 17 unit," ujarnya kepada wartawan ditemui di sekolah, Selasa (21/1/2020)

Ratusan Guru Honorer di Tuban Tuntut Kesejahteraan ke Dewan, Akui hanya Digaji Rp 300 Ribu Per Bulan

Jumlah Denda Tilang di Kejaksaan Negeri Tuban Capai Rp 3,3 Miliar selama 2019, Masuk ke Kas Negara

Ruang laboratorium SMPN 2 Bangilan, Kabupaten Tuban, Selasa (21/1/2020)
Ruang laboratorium SMPN 2 Bangilan, Kabupaten Tuban, Selasa (21/1/2020) (TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO)

Syakir menjelaskan, selain belasan komputer yang ludes digondol maling, ada juga satu kamera bermerk yang ada di ruang guru diambil.

Bahkan, laci bendahara juga diacak-acak untuk menemukan barang-barang berharga. Namun yang didapat hanya kamera.

"Kalau kamera harganya Rp 2,5 juta, seluruh komputer Rp 119 juta. Total Rp 121.500.000," pungkasnya.

Sekadar diketahui, kejadian pencurian tersebut terjadi Sabtu (18/1/2020) pagi.

Namun, kabar pencurian itu mencuat pada Senin kemarin.

Saat ini kasus sudah ditangani Satreskrim Polres Tuban.(nok)

Makan Konate Ikut Turnamen Tarkam di Tuban, Aremania Sebut Aksi Pemain Arema FC Itu Memalukan

Rahasia Kecantikan Son Ye Jin dalam Drama Korea Crash Landing on You Terbongkar, Banyak Dapat Pujian

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved