Pilkada Surabaya
Gerindra Usulkan Tiga Nama ini jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya Dampingi Machfud Arifin
Gerindra Usulkan Tiga Nama ini jadi Calon Wakil Wali Kota Surabaya Dampingi Machfud Arifin di Pilkada Surabaya 2020
Penulis: Bobby Koloway | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Partai Gerindra mengusulkan tiga nama Calon Wakil Wali Kota di Pilkada Surabaya 2020 .
Nama tersebut diharapkan dapat dipilih sebagai pendamping Bakal Calon Wali Kota yang diusung partai berlambang kepala Garuda ini, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin.
"Kami mendorong tiga nama. Ketiga nama ini yang juga mendaftar dan mendapatkan nilai tertinggi di penjaringan Gerindra di bawah Machfud Arifin," kata Ketua Tim Penjaringan Gerindra Surabaya, Bagijon kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (23/1/2020).
Ketiga nama tersebut adalah KH Zahrul Azhar As'ad atau yang akrab disapa Gus Hans, berlatarbelakang pesantren yang kini menjadi Wakil Ketua DPD Golkar Jatim. Kemudian, Hariyanto, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya.
Serta, Gamal Albinsaid, pengusaha muda yang dulunya pernah menjadi juru bicara Prabowo-Sandi di Pilpres lalu. "(Usulan) kami tak bisa lepas dari itu. Seharusnya, diambil di antara itu," tegas Bagijon.
Ketiga tokoh tersebut diyakini akan dapat mengimbangi Machfud Arifin yang sebelumnya juga menjabat Kapolda Jatim ini. "Pak Machfud ini kan kerjanya cepat. Perlu penopang yang cocok untuk Wakil Walikota. Ketiga nama ini sudah cocok," katanya.
Untuk membicarakan wakil walikota, saat ini lobi lintas parpol terus berlangsung. Menurut Bagijon, nama pasangan Machfud juga belum akan disampaikan dalam waktu dekat.
Termasuk, saat Machfud mengajak parpol pengusung bertemu jurnalis, Minggu (26/1/2020) mendatang. Menurutnya, belum ada nama calon Wakil Walikota yang akan disampaikan dalam forum tersebut.
"Sebenarnya, kami belum deklarasi. Press conference saja. Ini kan gawenya calon (Machfud Arifin) yang ingin mengajak kami (partai pengusung) bertemu kawan-kawan wartawan," tegasnya.
Rencananya, selain Gerindra, akan ada PAN dan PKB yajng turut hadir pada acara tersebut. "Sekarang, sudah ada tiga partai. PAN, PKB, dan kami. Mungkin saja, menyusul partai lain, apalagi partai lain juga belum menurunkan rekomendasi," terangnya.
Dari tiga nama tersebut, Gus Hans dan Hariyanto juga masuk dalam usulan partai lain. Misalnya, Golkar yang juga memasukkan nama Gus Hans dalam usulan kepada DPP.
Kemudian, nama Hariyanto yang juga dipertimbangkan oleh PAN untuk ikut diusulkan dalam rekomendasi Calon Walikota. Gus Hans maupun Hariyanto pun telah menyampaikan sikap untuk bersikap realistis di Pilkada Surabaya kali ini.
Sebelumnya, Gus Hans menjelaskan telah sering turun ke bawah (turba) pun optimistis mendapat respon positif dari masyarakat. "(Soal posisi pertama atau kedua), kami masih melihat kondisi di lapangan. Yang jelas, Elektabilitas terpenting," kata Gus Hans sebelumnya.
Sebagai kader Golkar, pihaknya pada prinsipnya menyerahkan rekomendasi akhir kepada partai. "Saya siap di posisi manapun. Saya ini pasrah dimana pun. Kami terserah partai," tegas Wakil Ketua DPD Golkar Jatim Ini.
Menurutnya, tingkat keterpilihan jauh lebih penting dibandingkan logistik pencalonan. Sebab, survei menjadi modal untuk meraih kemenangan.