Breaking News:

Berita Pamekasan

Ribuan Blangko Ijazah SD dan SMP di Pamekasan Dibakar, Pembakaran Disaksikan Langsung Polisi

Dinas Pendidikan Pamekasan memusnahkan sisa blangko ijazah SD dan SMP dengan cara dibakar.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Jajaran Dinas Pendidikan Pamekasan saat membakar sisa ribuan blangko ijazah di halaman Disdik, Rabu (29/1/2020). 

Dinas Pendidikan Pamekasan memusnahkan sisa blangko ijazah SD dan SMP dengan cara dibakar

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Pendidikan Pamekasan melakukan pemusnahan sisa blangko ijazah SD dan SMP tahun ajaran 2017/2018 dan 2018/2019.

Pemusnahan sisa blangko ijazah SD dan SMP tersebut dilaksanakan di halamam Kantor Dinas Pendidikan Pamekasan, Jalan Raya Desa Nyalabuh Laok, Rabu (29/1/2020).

Pemusnahan itu disaksikan langsung oleh personel kepolisian Polsek Kota Pamekasan.

Reaksi Keras ICW Soal Pencopotan Ronny F Sompie: Lebih Baik Yasonna Laoly Dicopot Presiden Jokowi

Piala Presiden Dihapus, Arema FC Panasi Mesin Lewat Trofeo yang Diramaikan Klub Bertabur Bintang ini

Grand Prime Minister Nasri Banks dan Kaisar Sunda Empire Ternyata Suami Istri, Kompak Jadi Tersangka

Kasi Pembelajaran SMP, Moh Sadikun mengatakan, pemusnahan sisa kelebihan blangko ijazah tersebut diatur dalam Peraturan Kepala Balitbang Kemendikbud RI Nomor 016/H/EP/2018.

Peraturan itu memusat tentang Bentuk Spesifikasi dan Pengisian Blangko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Satuan Pendikan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018.

"Pemusnahan blangko ijazah ini, kami laksanakan sesuai SOP dan peraturan yang berlaku," kata Moh Sadikun kepada TribunMadura.com.

Moh Sadikun mengutarakan, sisa blangko ijazah yang dimusnahkan kali ini untuk tingkat SD tahun ajaran 2017/2018, khusus kurikulum 2006 sebanyak 333 lembar.

Sementara, untuk kurikulum 2013, kata dia, ada sebanyak 36 lembar.

VIRAL Kisah Ibu-Ibu Driver Ojek Online Dianiaya Pegawai Kedai Kopi, Dihina dan Dilempar Susu Kemasan

Putra Kiai Ternama Jombang yang Diduga Cabuli Santriwati sudah 2 Kali Mangkir Panggilan Polda Jatim

"Blangko SD tahun ajaran 2018/2019 untuk kurikulum 2006 sebanyak 226 lembar yang kami musnahkan, dan kurikulum 2013 sebanyak 215 lembar," ujarnya.

Moh Sadikun melanjutkan, blangko ijazah khusus SMP tahun ajaran 2018/2019 untuk kurikulum 2006 sebanyak 357 lembar yang dimusnahkan.

Namun, untuk kurikulum 2013 hanya 1 lembar blangko ijazah saja yang dimusnahkan.

Pemusnahan tersebut dilakukan dengan membakar sisa kelebihan blangko ijazah SD dan SMP.

"Selesai dibakar, kami langsung melakukan penandatangan Berita Acara Pemusnahan (BAP) tentang pemusnahan," pungkasnya.

Putra Kiai Ternama di Jombang Bantah Cabuli Santriwati, Beber Fakta Mengejutkan Awal Mula Pertemuan

Nelayan Sumenep Dapat Bantuan Alat Tangkap Rajungan, Kapolres Ingatkan soal Kesepakatan Bersama

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved