Gus Sholah Wafat

Hotman Paris Hadiri Pemakaman Gus Sholah, Kenang Saat Dirinya Diberi Gelar 'Gus' oleh Gus Sholah

Hotman Paris mengatakan, Gus Sholah adalah sosok tokoh agama yang baik dan pribadi yang memiliki intelektual tinggi.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea saat menghadiri pemakaman KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jalan Irian Jaya, Cukir, Kabupaten Jombang, Senin (3/2/2020). 

Hotman Paris Hadiri Pemakaman Gus Sholah, Kenang Saat Dirinya Diberi Gelar 'Gus' oleh Gus Sholah

TRIBUNMADURA.COM, JOMBANG - Hotman Paris datang ke Jombang untuk menghadiri pemakaman KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Ia terbang dari Bali ke Jombang.

Hotman Paris mengatakan, Gus Sholah adalah sosok tokoh agama yang baik dan pribadi yang memiliki intelektual tinggi.

Selain itu, ia juga mengenang ketika dirinya diberi gelar 'gus' dari Gus Sholah untuk Hotman Paris.

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menghadiri pemakaman KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jalan Irian Jaya, Cukir, Kabupaten Jombang, Senin (3/2/2020).

Minta Nasi Goreng Ancam Pakai Parang, Preman Bertato Sok Jagoan Tewas Duel dengan Pegawai Mie Aceh

Hotman Paris yang dikenal berpenampilan  glamor terlihat mengenakan setelan jas warna krem dipadu dasi dan memakai kacamata.

Ia mengatakan dari Bali menuju ke Ponpes Tebu Ireng, Cukir Jombang.

Sesuai status di Instagram official dia akan datang ke tempat pemakaman Gus Sholah.

"Saya terbang dari Bali ini masih goyang-goyang," ujarnya.

Hotman menjelaskan mempunyai hubungan baik dengan keluarga Ponpes Tebu Ireng tersebut.

"Hubungan saya baik saya sering komunikasi dengan keluarga Ponpes Tebu Ireng dan anak beliau begitu," ungkapnya.

Masih kata Hotman, almarhum KH. Salahuddin Wahid merupakan sosok Tokoh agama yang sangat baik, pintar intelektual dan sangat netral.

Karim Benzema Tak Lagi Muda, Pelatih Real Madrid Incar Penyerang Lyon untuk Jadi Pelapis, Sepadan?

Dia mencontohkan, pernah diundang ke Ponpes Tebu Ireng dan diberi gelar Gus oleh beliau.

Almarhum Gus Sholah semasa hidupnya lebih mengutamakan untuk memberi motivasi kepada para santri-santri.

"Akulah putera Batak pertama bisa masuk ke Pesantren itulah kehebatan beliau (KH. Salahuddin Wahid, Red)," jelasnya.

Lanjut dia, almarhum Gus Sholah semasa hidupnya lebih mengutamakan untuk memberi motivasi kepada para santri-santri.

Pengalaman tidak bisa dilupakan, lanjut Hotman, pernah bersama Gus Sholah membahas hukum Internasional yang pembahasannya sangat berbobot.

Ia datang ke Ponpes Tebu Ireng satu tahun lalu.

"Jadi memang beliau intelektual sangat tinggi dan netral itu tidak memihak siapapun objektif," jelasnya.

Ditambahkannya, sangat perlu kehadiran beliau sebagai tokoh pemersatu bangsa dan Negara.

Hotman adalah putera batak pertama yang diundang langsung ke Ponpes Tebu Ireng ini untuk memberikan ceramah karena Gus Sholah lebih mementingkan untuk memberi motivasi kepada para santri yang masih muda-muda.

Karena dianggap saya sukss kerena itu berbagi pengalaman dan waktu itu saya diberi gelar Gus Hotman sama Gus Sholah.

"Nama saya dari Batak pertama yang Gus Hotman kemarin juga diberi saat memberikan ceramah di Ponpes Lirboyo Kediri namanya Gus Lora Hotman Paris, keren enggak," tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved