Burung Beo Bongkar Perselingkuhan Majikan & Pembantu, Suami Tak Berkutik Dilaporkan Istri ke Polisi

perselingkuhan majikan dan pembantu dibongkar burung beo pintar ini, suami pun tak berkutik dan pasrah ketika dilaporkan istri ke polisi

Editor: Mujib Anwar
popgrid.id
ilustrasi - perselingkuhan majikan dan pembantu dibongkar burung beo pintar ini, suami pun tak berkutik dan pasrah ketika dilaporkan istri ke polisi 

Ibunya, Lillian Duram, menambahkan:

"Burung itu menirukan segalanya dan apa saja, mulutnya paling cerewet."

Pengadilan akhirnya menyatakan Glenna (49 tahun) bersalah atas pembunuhan tingkat pertama dan dia kemudian  dijatuhi hukuman bulan berikutnya.

Penyebab Burung Beo Bisa Tiru Suara Manusia 

Burung beo dikenal dengan kemampuannya menirukan suara manusia atau suara lain yang didengarnya.

Kemampuannya mengimitasi suara ini membuat mereka kerap disebut sebagai burung 'vocal learner' atau pelajar vokal.

Selama 34 tahun, peneliti berusaha menemukan bagaimana burung beo ini begitu pintar meniru suara, seperti apa truktur otak yang dimiliki burung ini dan mengapa ada burung beo yang lebih pandai dalam meniru suara dibanding yang lain.

Tim peneliti dari Duke University menemukan perbedaan struktur utama pada otak burung beo yang dapat menjelaskan kemampuan tak tertandingi burung beo dalam meniru suara manusia.

Dengan meneliti pola ekspresi gen, mereka menemukan struktur otak burung beo berbeda dengan sturuktur otak burung kebanyakan yang juga memiliki kemampuan 'menyanyi' (vocal learning), contohnya hummingbird (kolibri) dan songbird (burung penyanyi).

Burung beo
Burung beo (Creative Commons - Memset)

Pada struktur otak burung beo, ada bagian yang disebut core-inti yang gunanya mengatur kemampuan vokal.

Selain itu, peneliti juga menemukan adanya bagian dalam otak yang mereka sebut sebagai shells atau cincin luar.

Pada spesies beo yang dikenal mahir meniru suara manusia, bagian otak yang disebut shell tersebut ukurannya lebih besar.

Sebelumnya, peneliti hanya menggunakan spesies burung parkit untuk diteliti struktur otaknya.

Namun kini, delapan spesies burung beo yakni conurees, cockatiels, lovebirds, dua spesies beo Amazon, macaw biru dan emas, burung kea dan satu lagi beo abu-abu Afrika.

Setelah membandingkan ekpresi pola gen pada seluruh otak spesies beo, termasuk pada leluhur burung beo yakni burung Kea dari Selandia Baru, peneliti menemukan populasi neuron di dalam shell telah meningkat sejak 29 juta tahun lalu.

Halaman
1234
Sumber: Suar.id
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved