Reaksi Tubuh Penderita Virus Corona Diungkap Ilmuwan, Bagian Tubuh yang Rusak Jadi Perhatian

Ilmuwan di China berusaha mengungkap penyebab mengenai virus corona yang saat ini telah mewabah di sebagian besar negara di dunia.

Editor: Aqwamit Torik
AFP
Para medis di China yang menangani pasien terjangkit virus corona 

Reaksi Tubuh Penderita Virus corona Diungkap Ilmuwan, Bagian Tubuh yang Rusak Jadi Perhatian

TRIBUNMADURA.COM - Ilmuwan di China berusaha mengungkap penyebab mengenai virus corona yang saat ini telah mewabah di sebagian besar negara di dunia.

Pengungkapan itu melalui hasil otopsi satu penderita virus corona yang mendonorkan tubuhnya untuk penelitian.

Hasilnya cukup mengejutkan.

Bahkan, situasi dari virus corona mirip dengan virus yang pernah mewabah di dunia.

Wabah virus corona hingga kini masih diteliti.

Diketahui, virus corona telah menjadi wabah mematikan yang menyerang hampir seluruh dunia.

Wabah ini dianggap mirip dengan SARS dan MERS menurut peneliti China dalam studi terbarunya, yang hingga kini masih terus diteliti.

ilustrasi
ilustrasi (xinhuanet.com)

Menurut peneliti China, mereka telah melakukan autopsi untuk mengetahui bagian dalam tubuh korban yang meninggal akibat virus corona.

Hasilnya pun mengejutkan, ilmuwan temukan hal-hal yang selama ini belum pernah kita ketahui.

Dilansir dari Intisari (grup TribunMadura.com ), laporan yang diterbitkan oleh jurnal media Inggris, The Lancet ini berdasarkan autopsi yang dilakukan para ahli dari Pusat Medis Kelima Rumah Sakit Umum, Tentara Pembebasan Rakyat di Beijing.

Mereka memperoleh sampel biopsi dan autopsi dari seorang pria berusia 50 tahun yang meninggal akhir Januari lalu akibat virus corona.

Hasilnya ilmuwan temukan situasi yang mirip dengan wabah SARS, penyakit yang pernah menyerang China Selatan tahun 2002-2003.

Pada saat itu SARS menewaskan lebih dari 800 orang dan lebih dari dua lusin negara saat itu juga merasakan dampak dari wabah tersebut.

Sementara itu wabah MERS mewabah tahun 2012, pertama kali diidentifikasi di Arab Saudi menyebabkan 860 kematian secara global.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved