Pria Ini Acungkan Celurit Sambil Terjang Banjir Saat Polisi Gresik Atur Lalu Lintas, Lihat Endingnya
Polisi Gresik mengamankan pria yang nekat menerjang banjir sambil mengacungkan senjata tajam.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
Pria Ini Acungkan Celurit Sambil Terjang Banjir Saat Polisi Gresik Atur Lalu Lintas, Lihat Endingnya
TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Polisi mengamankan pria yang nekat menerjang banjir sambil mengacungkan senjata tajam.
Petugas saat itu sedang mengatur arus lalu lintas mengingat banjir yang merendam Jalan raya Morwudi, Kecamatan Cerme Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan saat itu petugas sedang mengatur lalu lintas di tengah banjir.
"Mengeluarkan sajam untuk menakut-nakuti petugas," ujarnya, Sabtu (29/2/2020).
Saat mengatur lalu lintas di tengah banjir, petugas mendapati dua orang pria yang melintas. Mereka berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.
• Wanita Muda Gresik Nekat Gelapkan Uang BPJS Perusahaannya Rp 25 Juta, Demi Obati Ayahnya yang Sakit
• Pemuda di Gresik Ketahuan Mencuri Kotak Amal, Kaget Tahu Uang Hasil Curiannya Tak Sesuai Ekspektasi
• Pamitan Cari Rumput, Kakek Gresik Ini Ditemukan Terbujur Kaku di Parit Sawah, Kondisinya Pilu
Saat itu kondisi ketinggian air sekitar 30 sentimeter yang merendam sepanjang 400 meter jalan raya Morowudi mereka terjang dengan kecepatan tinggi.
Petugas dari Polsek Cerme yang sedang melakukan giat pengaturan jalan raya memberhentikan kedua laki-laki yang berboncengan itu. Namun, mereka malah mengeluarkan senjata tajam sebilah celurit.
Celurit itu diacungkan kepada petugas. Mereka nekat menerjang banjir. Masyarakat sekitar juga menegur mereka namun tak digubris.
Petugas bersama warga mengejar pelaku. Baru jalan 15 meter motor Yamaha Vixion AG 3606 XZ yang dikendarai kedua pria itu berhenti karena mogok di tengah-tengah banjir.
Keduanya langsung diamankan petugas bersama warga. Sebilah celurit yang diacung-acungkan itu langsung disita.
Mereka berdua bersama sebilah celurit dan sepeda Motor Yamaha Vixion warna merah putih itu langsung dibawa ke Mapolsek Cerme.
Diketahui, identitas keduanya adalah De Febriansyah Darce Romadon (25) warga Dusun Tanggulrejo RT 02/ RW 01 dan Ari Wibowo (33) warga dusun Tanggulrejo RT 01/ RW 01, Desa Bale turi, Kecamatan Prambon. Keduanya warga Kabupaten Nganjuk.
Nama terakhir adalah yang dibonceng dan membawa senjata tajam dengan diacungkan kepada petugas dan warga.
"Hal ini melawan petugas, pasal yang disangkakan UU darurat nomor 12 tahun 1951 dan Pasal 212 KUHP," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ari-wibowo-tengah-diamankan-petugas-di-mapolsek-cerme-sabtu-2922020.jpg)