Breaking News:

Perampokan di Surabaya

Perampokan Sadis Nenek 73 Tahun di Surabaya, Pelaku Benturkan Kepala & Injak Korban hingga Berdarah

Seorang nenek bernama Zulvida (73) diduga digorok oleh seorang perampok di Jalan Ngagel Tama Utara II nomor 17 Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Surabaya melalukan olah TKP di rumah korban. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang nenek bernama Zulvida (73) diduga digorok oleh seorang perampok di Jalan Ngagel Tama Utara II nomor 17 Surabaya.

Zulvida mengalami luka parah di bagian kepala.

Pembantu yang disewa Zulvida bernama Lila menceritakan kejadian yang menimpa kejadian yang menimpa majikannya.

Salah satu warga yang mendengar cerita Lila mengatakan jika korban sempat berusaha menutup pintu setelah pelaku berusaha masuk.

Karena usia Zulvida yang renta, korban akhirnya kalah dan dihajar oleh pelaku dengan membenturkan kepala korban beberapa kali ke lantai serta diinjak.

UPDATE Terbaru Polrestabes Surabaya Identifikasi Pelaku Rampok Nenek di Rumahnya, CCTV Jadi Bukti

Wagub NTT Josef Nae Soi Sebut Daun Kelor Ampuh Tangkal Virus Corona: Tidak Perlu Takut

Telat atau Tak Lapor SPT, Wajib Pajak Pribadi Maupun Badan Akan Kena Denda, Ini Jumlahnya!

"Korban kan sudah tua, jadi kalah tenaga begitu. Terus setelah dihajar itu di meja ada tas sama dompet bmdibawa sama pelaku," kata Sulwati warga setempat.

Setelah kabur, korban kemudian bangkit dan minta tolong ke warga sekitar.

"Katanya juga bawa pisau pelakunya. Tapi kita belum tahu lukanya benturan atau kena sajam. Yang pasti tadi keluar itu sudah mulutmya keluar darah banyak. Itu wajahnya penuh darah sama gigi palsunya copot," tambahnya.

Sementara, salah satu warga bernama Rokim, korban bernama Zulvida (73) berteriak minta tolong dengan mulut mengeluarkan darah dan kepala penuh darah di pertigaan jalan perumahan.

Update Harga HP Realme Maret 2020, Mulai Realme C2 Rp 1,3 Juta hingga Realme X2 Pro Rp 7,7 Juta

"Saat kejadian saya tidak tahu, tapi pas korban teriak itu saya lihat dan saya juga panggil sekuriti. Sampai akhirnya korban dibawa menantunya ke rumah sakit," sebut Rokim, salah satu warga sekitar.

Rokim mendapatkan informasi dari seorang pembantu korban yang bernama Lila.

Lila menyebut, sebelum kejadian pelaku sempat bertanya alamat kepadanya.

"Saat itu Lila (pembantu korban) itu keluar rumah sama cucu korban yang kecil. Terus ada laki-laki itu tanya alamat nomor 16, padahal kan rumah nomor 16 itu di depannya. Diberi tunjuk sama pembantu korban. Karena tidak curiga, pembantu korban langsung pergi ke rumah anak korban yang ada di depan. Pas ditinggal itu tahu-tahu kejadian," terang Rokim.

Saat ini, Polsek Gubeng dibackup Satreskrim Polrestabes Surabaya tengah mendalami kasus dugaan perampokan itu.

Kisah Bocah 8 Tahun Beli Obat Kuat Viagra untuk Diminum Sendiri, Apoteker yang Melayani Terkejut

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved