Spesialis Jambret Tulungagung Dihadiahi Timah Panas, Kini Senyum Cengengesan Berbuah Hukuman Berat

Satreskrim Polres Tulungagung menangkap seorang pria bernama Zubaidin setelah terbukti melakukan aksi jambret di Kabupaten Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Zubaidin (37), tersangka jambret masih bersikap santai, meski kakinya ditembak. 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Tim Khusus Macan Agung, Satreskrim Polres Tulungagung menangkap seorang pria bernama Zubaidin alias Juber warga Dusun Karangtengah, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Rabu (11/3/2020).

Penangkapan dilakukan setelah pria berusia 37 tahun itu melakukan aksi jambret.

Martini menjadi sasaran terakhir sebelum Zubaidin ditangkap.

Martini adalah seorang nenek berusia 68 tahun warga Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung.

Zubaidin merampas tas milik Martini dengan paksa pada, Jumat (28/02/2020) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kini Zubaidin hanya bisa berjalan dengan tertatih lengkap dengan kondisi betis kiri dibebat perban.

Meski tangannya diborgol, dan luka tembak di kakinya masih baru, Zubaidin masih bisa mengumbar senyum.

Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, saat ini sudah ada empat kejadian penjambretan yang diakui oleh Zubaidin.

Teller Bank BRI Sumenep Gelapkan Uang Nasabah Rp 800 Juta, Pengamat: Fungsi Pengawasan BRI Lemah

PSIS Semarang Vs Arema FC, Mario Gomez Bawa 19 Pemain, Syaiful Indra Cahya & Bagas Adi Nugroho Absen

Pembunuhan Sadis Pria Sidoarjo, Kepala Korban Dipukul Cangkul dan Linggis, Berlatar Rasa Tersinggung

"Kami masih lakukan pengembangan, karena tidak menutup kemungkinan ada TKP lain yang belum terungkap," terang AKBP Eva Guna Pandia, Kamis (12/3/2020).

Lanjut Kapolres, Zubaidin pernah menjambret seorang anak berusia 10 tahun, di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru pada 2 Februari 2020.

Saat itu dia pura-pura bertanya rumah kos kepada YP, sambil terus duduk di atas motornya yang menyala.

Begitu YP lengah, Zubaidin mengambil ponsel yang ada di saku depan baju dan langsung kabur dengan sepeda motornya.

"Dia ini memang selalu mencari korban perempuan dan anak-anak. Karena mereka dianggap lemah dan tidak mungkin melawan," sambung AKBP Eva Guna Pandia.

Terakhir Zubaidin menjambret Martini, nenek 68 warga Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung pada 28 Februari 2020 pukul 08.30 WIB.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved