Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Surabaya

RS Unair dan ITS Kembangkan Robot Tenaga Kesehatan untuk Melayani Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi

Tim dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Universitas Airlangga (Unair) mencoba mengembangkan teknologi robot pelayan.

TRIBUNMADURA.COM/SULVI SOFIANA
Dosen ITS dan Unair bekerjasama membuat robot pelayan untuk pasien corona di ruang isolasi. 

Untuk sementara robot ini baru dibuat satu unit.

Tapi, selanjutnya ITS menyanggupi akan menambahnya hingga ada empat unit.

Sehingga nantinya setiap lantai di RSUA yang menangani pasien Covid-19 juga dilengkapi dengan robot pengantar ini.

Nasib Belasan Bank di Sepanjang Jalan Raya Darmo yang Ditutup Dua Minggu untuk Physical Distancing

Polres Pamekasan Kembalikan Kendaraan Hasil Razia, Ini Syarat yang Harus Dilengkapi untuk Mengambil

Bupati dan Wabup Pamekasan Hibahkan Semua Gajinya untuk Relawan Covid-19

Muhtadin ST MT, salah satu tim dosen ITS menjelaskan robot ini akan dioperasikan oleh tenaga medis dari jarak jauh untuk melakukan berbagai tugas seperti mengantarkan makanan, pakaian, serta peralatan lain yang dibutuhkan pasien.

“Selain itu, bisa juga digunakan untuk mengecek kondisi visual menggunakan kamera yang dipasang di robot, dan juga untuk berkomunikasi dengan pasien menggunakan fitur audio yang ada,” jelas dosen Bidang Studi Teknik Sistem Komputer ini.

Muhtadin menambahkan, sampai saat ini sudah ada satu robot yang merupakan modifikasi dari robot yang pernah dibuat oleh ITS dan sudah memasuki tahap uji coba.

Beberapa robot yang lain masih dalam proses pembuatan mekanik dan elektroniknya. “Kira-kira dalam waktu satu minggu, robot yang lain sudah bisa masuk tahap uji coba,” ungkapnya.

Lelaki kelahiran 1981 ini mengaku, banyak kendala dalam proyek yang telah berjalan selama dua minggu ini.

Kurangnya finansial diakibatkan oleh belum adanya dana awal negara, dan akibat dari physical distancing dan social distancing, menyebabkan tutupnya toko-toko mekanik dan elektronik.

Madura FC Resmi Rampungkan Kontrak 16 Pemain untuk Liga 3 2020

Hari Ini Jalan Raya Darmo dan Tunjungan Ditutup, Polda Jatim Pastikan Layanan Bank Tetap Buka

Dukung Kebijakan PSSI, Pemain dan Tim Pelatih Terima Gaji 25 Persen Selama Jeda Kompetisi

“Mahasiswa yang pulang ke kampung, dan tidak berani ke kampus karena adanya lockdown ITS juga membuat kami kekurangan sumber daya manusia,” sambungnya.

Setelah robot untuk melakukan kebutuhan mendesak ini sudah bisa beroperasi dengan lancar, ITS berencana untuk mengembangkan robot yang bisa beroperasi tanpa perlu operator.

“Setelah kebutuhan yang mendesak ini terpenuhi, akan dibuat robot yang bisa otomatis melayani pasien,” pungkasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved