Virus Corona di Malang
Kisah Pengusaha Boneka Agar Bertahan di Tengah Virus Corona, Rela Banting Setir Produksi Masker Kain
Pengrajin boneka kaus kaki di Kota Malang ini beralih memproduksi masker kain saat virus corona atau Covid-19.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AMINATUS SOFYA
Sri Kurnia Mahiruni saat membuat masker kain, Sabtu (11/4/2020).
“Sepi banget. Lebih dari 50 persen penurunannya,” ucapnya.
Dipasarkan Lewat Medsos
Sama seperti boneka kaus kaki, Nia memanfaatkan media sosial (medsos) seperti Instagram untuk memasarkan masker kainnya.
Sampai kini, permintaan terus datang bahkan dari luar kota.
“Dari Jakarta ada, dari Kalimantan, Samarinda juga,” ujar ibu dua anak ini.
Sekali pemesanan untuk konsumen luar kota, Nia membatasi minimal order sebesar lima buah masker.
Lima buah masker itu dapat dicampur baik anak-anak atau dewasa.
Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pencegahan Covid-19, dia juga memberi masker gratis untuk pemesanan boneka kaus kaki.
“Iya untuk kepedulian. Mudah-mudahan wabah ini cepat selesai,” tutup Nia.