Virus Corona di Nganjuk

Nenek Usia 60 Tahun di Kabupaten Nganjuk Kini Berstatus PDP Covid-19, Baru Pulang dari Sidoarjo

Nenek usia 60 tahun dari Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk kini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Daily Mirror
Ilustrasi - Ada Zanusso, 104, orang tertua di dunia yang sembuh dari virus corona. 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Nenek usia 60 tahun dari Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk menambah daftar satu orang masuk sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Nganjuk, Kamis (16/4/2020).

Dengan demikian, jumlah PDP covid-19 di Kabupaten Nganjuk saat ini menjadi 20 orang.

Juru Bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto menjelaskan, satu orang PDP asal Kecamatan Wilangan tersebut memiliki riwayat pulang dari wilayah Sidoarjo.

Namun belum bisa dipastikan apakah orang tersebut positif Corona atau tidak karena masih menunggu keluarnya hasil test swab.

Perawat Senior Siloam Hospital Surabaya Meninggal Dunia saat Berjuang Lawan Pandemi Covid-19

Menanti Ngabuburit Ramadhan Online di Masjid Al Akbar Surabaya Setiap Hari Pukul 15.00 WIB

Satgas Penanggulangan Covid-19 Tulungagung Kesulitan Mencari Sumber Penularan Pasien ke-14 Corona

"Dengan adanya tambahan warga berstatus PDP tersebut tim Gugus Tugas terus melakukan pemantauan kepada yang bersangkutan yang melakukan isolasi mandiri," kata dr Hendriyanto, Kamis (16/4/2020) malam.

Disamping itu, dikatakan Hendriyanto, dengan PDP Covid-19 dengan jumlah 20 orang tersebut ada 6 orang yang sudah melewati masa inkubasi virus corona selama 14 hari dan sudah bisa dinyatakan sembuh.

Namun ke 6 orang tersebut masih terus dilakukan pengawasan dan untuk sementara tetap melakukan isolasi mandiri sampai test swab negatif Corona keluar.

Sedangkan untuk warga positif Corona di Kabupaten Nganjuk, menurut Hendriyanto, jumlahnya masih tetap 9 orang dan diharapkan tidak ada tambahan.

Di samping itu, untuk kasus positif cCrona meninggal dunia hingga sekarang masih nihil di Kabupaten Nganjuk.

"Semoga Nganjuk tidak lagi ada tambahan positip corona, terlebih warga Kabupaten Nganjuk saat ini sangat responsif mewaspadai potensi penyebaran virus corona di wilayahnya masing-masing," ucap dr Hendriyanto.

Ruang Kelas SDN 1 Kendalbulur Tulungagung Disiapkan Jadi Ruang Isolasi untuk TKI dan Perantau

YDFS Malang Salurkan Bantuan 750 APD dan Nutrisi ke Rumah Sakit Rujukan Virus Corona di Malang Raya

Pemprov Jatim dan Perusahaan Swasta Tambah 16 Ruang Isolasi untuk Pasien Corona di RSUA Surabaya

Sementara untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Nganjuk, imbuh Hendriyanto, hingga hari ini mencapai 49 orang.

Jumlah ODP tersebut juga diharapkan tidak mengalami pertambahan signifikan setelah masyarakat pada umumnya telah banyak menjalankan imbauan untuk melaksanakan pola hidup bersih dan sehat dengan cuci tangan, menggunakan masker, tetap di rumah, tidak berkumpul, jaga jarak, dan sebagainya.

"Tentunya dengan berbagai langkah nyata yang telah dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Nganjuk diharapkan rantai penyebaran virus corona bisa diputus," tutur dr Hendriyanto.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved