Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Malang Dinilai Butuh Pertimbangan Kembali Karena Hal Ini

Kota Malang menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak berkoordinasi sebelum melakukan konferensi pers, Selasa (14/4/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kota Malang menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan melalui Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Namun demikian, Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi mengungkap, pengajuan PSBB tersebut membutuhkan pertimbangan kembali.

Terutama melihat penularan virus corona atau Covid-19 yang sudah melandai di Kota Malang.

Wali Kota Risma Imbau Penumpang Bandara Juanda Mandi Terlebih Dulu Sebelum Masuk ke Surabaya

Warga Sumenep Ditangkap Polisi, Ketahuan Simpan Barang Terlarang dan Membuangnya di Semak-Semak

Pria asal Malang Jual Istrinya ke Pria Hidung Belang, Buka Penawaran Layanan Seksual Lewat Twitter

"Di Permenkes harus ada peningkatan yang signifikan," kata Joni Wahyuhadi, Kamis (16/4/2020).

"Harus ada grafiknya day by day. Di Kota Malang ada peningkatan day by day, cuma dalam beberapa hari Kota Malang flat (landai) artinya tidak signifikan," sambung dia.

Selain itu melihat ketersediaan sarana dan fasilitas kesehatan (Faskes) di Kota Malang masih sangat mampu menampung baik Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien positif Covid-19 yang membutuhkan perawatan ataupun opname.

Joni menjelaskan, saat ini di Kota Malang ada 8 kasus positif Covid-19 dan 7 diantaranya sudah terkonversi negatif atau dinyatakan sembuh.

Sehingga yang masing dilakukan perawatan tinggal 1 orang.

"Kalau di Malang (Faskesnya) masih mampu," kata Dirut RSUD Dr Soetomo ini.

Dua Jambret di Jalan Diponegoro Surabaya Dibekuk Polisi, Terjatuh setelah Motornya Ditabrak

Kerumunan Pengunjung Warung Kopi Mendadak Buyar, Petugas Medis Umumkan Ada Warga Positif Covid-19

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved