Breaking News:

Berita Surabaya

Dua Jambret di Surabaya Terlibat Aksi Tarik Menarik Tas dengan Korban, Jatuh dari Motor Karena Mabuk

Kedua jambret di Kota Surabaya itu melancarkan aksinya setelah menggelar pesta miras.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Dua jambret di Polsek Sukomanunggal, Selasa (21/4/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Dua jambret di Kota Surabaya diringkus Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Sabtu (18/4/2020).

Kedua jambret itu ditangkap sesaat setelah beraksi di kawasan Darmo Satelit, Kota Surabaya.

Pelaku yang ditangkap masing-masing bernama Afis Maulana (21) dan Mauwid Fian Faris Akbar (19), warga Petemon Kuburan, Kota Surabaya.

Dua Jambret di Jalan Diponegoro Surabaya Dibekuk Polisi, Terjatuh setelah Motornya Ditabrak

Dua Jambret di Sidoarjo Rampas Tas Berisi Rp 20 Juta, Tendang Motor Honda Scoopy Korban hingga Jatuh

Maling Spesialis Antar Kota asal Jember Ditangkap Polisi, Kena Tembak Mati saat Proses Pengejaran

Mereka ditangkap setelah terjatuh usai beradu tarik dengan korbannya.

"Saat beradu tarik itu, tersangka yang dalam keadaan mabuk tak dapat menguasai kendaraan hingga terjatuh," kata Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Budi Nurtjahjo, Selasa (21/4/2020).

"Dari situ kedua tersangka ini lari ke perkampungan hingga ditangkap warga dan menghubungi kami lalu kami amankan," sambung dia.

Setelah diinterogasi, keduanya mengaku sebelum melakukan aksi percobaan penjambretan di Darmo Satelit.

Dalam aksinya, kedua pelaku menggasak sebuah tas milik korban di Jalan Arjuno Surabaya.

"Tersangka ini saat tertangkap sebelumnya sudah beraksi di wilayah Sawahan Surabaya,"tambah Budi.

Dari data kepolisian, keduanya merupakan residivis kasus serupa di mana satu tersangka yakni Mauwid Fian merupakan narapidana yang mendapat program asimilasi pada 7 April lalu.

"Dari lapas Jombang. Dapat asimilasi baru keluar 7 April kemarin dan beraksi lagi,"tandasnya.

Sementara itu, Mauwid mengaku jika saat beraksi ia hanya terpengaruh temannya dan dalam keadaan mabuk.

"Saya pengen tobat. Tapi gimana diajak sama temen saya lagi. Uangnya buat mabuk rencananya," aku Mauwid.

Saat ini keduanya dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Rencana Aksi Maling Motor di Surabaya Digagalkan, Ketahuan setelah Dibuntuti Polisi dari Belakang

Kedai Burger di Malang Dibobol Maling, Korban Sempat Tanya Jawab dengan Pelaku, Begini Kronologinya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved