Breaking News:

Virus Corona di Sampang

Dispenduk Capil Prioritaskan Perekaman E-KTP Lansia di Tengah Pandemi Virus Corona

Dispendukcapil Kabupaten Sampang, Madura memprioritaskan pemohon lanjut usia (lansia) untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispendukcapil Edi Subinto. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Untuk menuntaskan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektonik ( e-KTP ), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dispendukcapil ) Kabupaten Sampang, memprioritaskan warga untuk melakukan perekaman KTP elektronik di kantor Dispendukcapil maupun di lapangan bagi pemohon yang sudah lanjut usia ( lansia ).

Kebijakan itu berdasarkan adanya program bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama bagi lansia di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Dua Pekerja Pabrik Rokok Sampoerna Rungkut Surabaya Positif Covid-19, Begini Tanggapan Risma

Residivis Pencurian Motor dan HP di Bangkalan, 7 Kali Beraksi, Akhirnya Ditangkap dan Digebuki Warga

Kok Sampai Hati Pencuri di Pamekasan Gondol Ayam Jantan Saat Ramadan, Terbongkar karena Teman Korban

"Di tengah wabah Covid-19 akan ada sejumlah bantuan yang disalurkan oleh pemerintah pusat untuk membantu kebutuhan masyarakat," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispendukcapil Edi Subinto.

Namun, Ia menyampaikan untuk mendapatkan bantuan tersebut, masyarakat harus mempunyai identitas diri, antaranya Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) dan Kartu Keluarga ( KK ).

"Maka dari itu kami prioritaskan bagi pemohon Lansia sebab, jika tidak memiliki kartu identitas tidak akan bisa mendapatkan bantuan itu," terangnya.

Sementara untuk memberikan pelayanan kepada lansia yang ada di Kabupaten Sampang, pihaknya mengaku masih belum melakukan pendataan ke bawah namun, akan siap membantu memenuhi kebutuhan identitas kependudukan yang diperlukan oleh lansia saat ini.

Sebab, beberapa hari yang lalu ada warga lansia tidak tidak dapat menerima bantuan  karena tidak mempunyai kartu identitas.

"Berhubung kami tidak bisa melakukan pelayanan kebawah, kami buatkan surat bahwa yang bersangkutan adalah warga Sampang dan sudah masuk pada data bis kami," pungkasnya.

Tak Sampai 24 Jam Dirawat, PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Dr Koesma Tuban, Gugus Ungkap Riwayatnya

Kabar Baik dari Nganjuk, Dua Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh dan Boleh Pulang ke Rumah

Evaluasi Penerapan PSBB di Kota Surabaya Hari Kedua, Warung Kopi Masih Bandel Jadi Tempat Nongkrong

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved