Tagih Janji Anies Soal Bansos dan Lab Covid, Yunarto: Jangan Berhenti di Jualan Kesedihan Orang Lain

Persoalan bantuan sosial dan laboratorium Covid-19 ditagih oleh Direktur Charta Politika, Yunarto Wijaya. Ia menagih program itu kepada Anies Baswedan

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Kompas TV dan Kompas.com)
Yunarto Wijaya dan Anies Baswedan 

semua yang mau kita kerjakan untuk tenaga medis tidak pernah cukup untuk mengganti hilangnya nyawa," kata Anies Baswedan.

Anies Baswedan akan mengambil alih tes swab pada keluarga dari Almarhumah Ninuk Dwi.

"Meskipun bukan kami yang menyelenggarakan udah kami ambil alih,

besok saya kirim tim untuk swab test beliau dan keluarga,

sehari kemudian keluar hasilnya dengan begitu mereka bisa kembali beraktivitas, sudah cukup penderitaan,
saya mendengar ini miris sekali ini tidak boleh terjadi, jangan sampai terjadi lagi," tutup Anies Baswedand i Mata Najwa

Setelah beberapa pekan, Anies Baswedan mengabarkan lewat akun Twitternya ia telah bertemu dengan Syahrul Rahmadi, suami Nunik Dwi.

"Rabu lalu dipertemukan dengan Pak Syahrul Rahmadi di  @MataNajwa,

beliau suami dari almarhumah Ninuk Dwi, perawat RSCM, tenaga medis pertama di Indonesia yg gugur dalam tugas melawan COVID-19," tulis akun Twitter Anies Baswedan.

Meski begitu, Anies Baswedan tak menulis soal janjinya mengenai hasil swab Syahrul Rahmadi.

Yunarto Wijaya menyarankan agar Anies Baswedan tetap merealisasikan janjinya pada masyarakat DKI Jakarta.

"Jgn berhenti di jualan kesedihan org lain pak...

Itu janji bansos dan laboratorium akan lebih besar manfaatnya buat kemaslahatan kalo dipenuhi..

ayo semangat pakgub..." tulis Yunarto Wijaya di Twitter.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Anies Bertemu Suami Perawat yang Gugur, Yunarto : Jangan Berhenti di Jualan Kesedihan Orang Lain Pak

Sumber: Tribun Bogor
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved