Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Tinggal di Kota Blitar, WNA Malaysia yang Masuk Klaster Ponpes Temboro Dinyatakan Positif Covid-19

Seorang santri Pondok Pesantren Al Fatah sekaligus warga negara asing ( WNA ) Malaysia yang tinggal di Kota Blitar dinyatakan posif virus corona.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Elma Gloria Stevani
istimewa
Pelaksanaan rapid test di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan oleh tim tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim Rabu (22/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Seorang santri Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan sekaligus warga negara asing ( WNA ) Malaysia yang kini tinggal di Kota Blitar dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.

Sebelumnya, hasil rapid test kedua terhadap santri WNA itu menunjukkan reaktif positif.

Dari hasil rapid test itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar melakukan swab terhadap santri WNA.

Swab tenggorokan dan hidung terhadap santri WNA itu dikirim ke Kota Surabaya dan hasil pemeriksaannya dinyatakan positif virus Corona.

 

3 Warga Tulungagung Dilaporkan Jadi Korban Human Trafficking di Arab Saudi, Bekerja Lebih dari 8 Jam

Sesosok Mayat Mengapung di Perairan Laut Tuban, Pakai Celana Pendek Biru Tanpa Baju & Bertubuh Gemuk

Tak Terima Dituduh Curi Pompa, Pria Sampang Aniaya Tetangga Pakai Celurit, Satu Luka Robek di Kepala

"Hasil swab positif dan sekarang yang bersangkutan dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, dr M Muchlis, Senin (11/5/2020).

Muchlis mengatakan satu orang positif Covid-19 itu merupakan laki-laki WNA Malaysia yang tinggal di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Dia masuk klaster penyebaran Covid-19 di Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan.

"Dia sudah masuk data orang tanpa gejala (OTG), kondisinya sehat dan sudah melakukan isolasi mandiri di rumah. Awalnya akan melanjutkan isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat petugas kesehatan dan relawan. Tapi tadi dijemput ambulans Pusdalops dibawa ke RSUD Mardi Waluyo," ujarnya.

3 Warga Tulungagung Dilaporkan Jadi Korban Human Trafficking di Arab Saudi, Bekerja Lebih dari 8 Jam

Cegah Corona, PMII Persiapan Sakera Cabang Pamekasan Semprot Disinfektan di Masjid Dua Kecamatan

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Polsek Palengaan Larang Pemilik Bengkel Layani Pemasangan Knalpot Brong

Dengan tambahan kasus baru ini berarti jumlah komulatif kasus postif Covid-19 di Kota Blitar ada dua orang.

Satu orang sudah dinyatakan sembuh dan satu lagi masih dalam perawatan.

Seperti diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Blitar melakukan tracing terhadap warga yang baru pulang dari Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan.

Hasilnya, ada dua warga Kota Blitar dan dua WNA Malaysia dari Ponpes Temboro pulang di Kota Blitar.

Dua santri Ponpes Temboro yang merupakan warga Kota Blitar tinggal di Kecamatan Sananwetan dan dua santri Temboro yang merupakan WNA Malaysia tinggal di Kecamatan Tanjungsari.

Dua WNA Malaysia itu tinggal bersama orang tuanya di Tanjungsari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved