Berita Surabaya
Maling Motor asal Madura Ditembak Mati Polisi, Sudah 11 Kali Beraksi di Surabaya Bersama Temannya
Dua maling motor asal Kabupaten Sampang Madura telah beraksi di 11 TKP Kota Surabaya.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap dua maling motor asal Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (17/5/2020).
Kedua maling motor yang ditangkap yaitu bernama Ahmad Rohman (32), asal Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.
Tersangka maling motor itu yang diketahui kos di Komplek Pasar Bolodewo Surabaya itu ditembak mati polisi.
• Ditinggal Belanja, Motor Honda Vario Warga Surabaya Dibawa Kabur Maling, CCTV Ungkap Ciri Pelaku
• Baru Lunas Kredit Motor Satu Bulan Lalu, Honda Vario Milik Penghuni Kos di Surabaya Dicuri Maling
• Dompet Pedagang Bakso di Malang Dijambret Kawanan Bandit, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur
Sedangkan satu pelaku yang ditembak kakinya bernama Indra (23), yang kos di Jalan Kertajaya Surabaya.
Dari data kepolisian, dua pelaku itu sudah 11 kali beraksi di Surabaya.
"Komplotan ini sudah beraksi di 11 TKP di sekitar Surabaya," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Senin (18/5/2020).
"Satu pelaku terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur," sambung dia.
"Karena pada saat dilakukan penangkapan pelaku beriniasl AR melawan petugas dengan sebilah senjata tajam jenis pisau penghabisan," ujarnya.
Lebih lanjut, setidaknya para pelaku beraksi di wilayah Tambaksari, Gubeng, dan sekitar Surabaya Selatan.
• Link Download Drama Korea Hyun Bin dan Son Ye Jin Crash Landing on You Sub Indo Episode 1 - 16 (End)
• Mobil Daihatsu Zebra di Trenggalek Hantam Pagar Tumbuhan, Tak Lama Kemudian Langsung Terbakar
Pengungkapan aksi curanmor itu berawal saat anggota Resmob tengah melakukan penyelidikan terhadap kejadian curanmor TKP Putro Agung, dan mendapatkan informasi bahwa hasil curian akan dijual ke Madura.
Selanjutnya, pada Minggu 17 Mei 2020 sekitar pukul 05.00 WIB, anggota berhasil meringkus Indra bersama dengan barang bukti hasil curiannya dan melakukan pengeletan terhadap pelaku lainnya.
"Setelah Indra tertangkap, kami keler. Namun saat menunjukkan tempat persembunyian AR temannya, tersangka berusaha kabur dan kami lumpuhkan," jelas dia.
"Sementara AR saat kami tangkap malah mencoba melawan dengan parang, dan terpaksa kami tembak mengenai dada kirinya," tandasnya.
Sementara itu, Indra mengaku lima kali beraksi beranma Rohman. Indra mendapat bagian uang hasil penjualan sekitar Rp 1,5 juta.
"Saya baru 5 kali kerja bersama Rohman, dan setiap hasil dijual ke Madura, saya dapat bagian Rp 1,5 juta," ungkapnya.
"Uang itu saya gunakan untuk bayar cicilan sepeda motor dan buat beli baju," kata Indra.
• Pamekasan Jadi Kabupaten Pendaftar TKI Legal Terendah se-Madura Sejak Januari 2020, Ini Penyebabnya
• Download Drama Korea The World of the Married Sub Indo Episode 1 - 16 (End), Ada Sinopsis Lengkapnya