Berita Sampang

Sebanyak 65 Warga Binaan di Rutan Klas IIB Sampang Dapat Asimilasi dan Integrasi Kemenkumham

Sebanyak 65 warga binaan yang ditahan di Rutan Klas IIB Sampang, Madura mendapat program asimilasi dan integrasi dari Kemenkumham

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Warga binaan Rutan Klas II B Sampang, Madura yang mendapatkan asimilasi, (4/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebanyak 65 warga binaan yang ditahan di Rutan Klas IIB Sampang, Madura mendapat program asimilasi dan integrasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

65 warga binaan tersebut kini telah dibebaskan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di dalam lapas.

Plh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Klas IIB Sampang, Siti Rachima menjelaskan, warga binaan yang mendapat asimilasi adalah narapidana dengan kasus narkoba dan kasus kriminal.

Dari dua kasus itu saat ini didominasi oleh kasus kriminal.

BREAKING NEWS: BNNP Jatim Tangkap 2 Pengedar Sabu dan 2 Produsen Sabu di Sebuah Hotel di Sidoarjo

Lembaga Amil Zakat Giatkan Penyaluran Zakat Maal dan Zakat Fitrah Online Selama Pandemi Covid-19

Inilah Waktu yang Tepat Membayar Fidyah dan Anjuran Tempat Menyalurkannya, Simak Penjelasannya

"Kalau di presentasikan hingga saat ini kasus kriminal 60 persen dan narkoba 40 persen," ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (18/5/2020).

Siti Rachima menuturkan terakhir jumlah warga binaan yang mendapatkan asimilasi sebanyak dua orang dalam kasus kriminal tepatnya, penganiayaan.

"Yang mendapatkan asimilasi terakhir pada 15 Mei 2020 kemarin," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya akan terus melakukan penyisiran terhadap tiga ratus lebih penghuni rutan yang sesuai dengan persyaratan mendapatkan asimilasi.

Program asimilasi dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia nomor 10 tahun 2020 dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 tersebut tidak memiliki kuota, terlebih batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

"Warga binaan yang akan mendapatkan asimilasi sudah melewati 2/3 masa pidananya, kalau memang besok ada kita laksanakan program asimilasi ke narapidana itu," pungkasnya.

Cara Mudah Mengecek Data Penerima Bantuan Sosial Melalui Online dan Aplikasi, Simak Langkahnya

Update Virus Corona di Kabupaten Tuban: Ada Tambahan 6 Kasus Baru, Total 18 Pasien Positif Covid-19

Pengumuman Hasil Seleksi PPDB SMPN Kota Malang via WhatsApp/Telegram, Daftar Ulang Pakai Google Form

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved