Virus Corona di Jember
Pengunjung Mal di Jember Membludak Viral di Media Sosial, Fakta Baru Terungkap Setelah Polisi Datang
Pengunjung membludak di pusat perbelanjaan dan toko busana di Kabupaten Jember di pekan terakhir Ramadan.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJEMBER.COM, JEMBER - Pengunjung membludak di pusat perbelanjaan dan toko busana di Kabupaten Jember di pekan terakhir Ramadan.
Sejak beberapa hari terakhir, tempat-tempat tersebut ramai dikunjungi warga. Bahkan kerumunan orang di sebuah pusat perbelanjaan di Kecamatan Kaliwates menjadi perbincangan atau viral pada Minggu (17/5/2020) malam.
Perbincangan terjadi di beberapa grup WhatsApp, juga media sosial. Kerumunan orang itu terlihat pada foto yang tersebar di beberapa grup perbincangan, dan aplikasi media sosial seperti facebook dan instagram. Tidak hanya foto, namun juga video.
• 3 Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, 1 di Antaranya dari Klaster Jamaah Tarawih
• Update Virus Corona di Kabupaten Tuban: Ada Tambahan 6 Kasus Baru, Total 18 Pasien Positif Covid-19
• PNS di Kabupaten Bojonegoro Mulai Bisa Nikmati THR, Pemkab Kucuran Dana hingga Rp 40,7 Milliar
Foto itu menunjukkan kerumunan orang di depan pintu masuk pusat perbelanjaan. Sedangkan video menunjukkan banyak orang memadati areal pusat perbelanjaan itu.
Perbincangan di grup WA dan media sosial berlangsung sejak selepas waktu berbuka puasa, sampai malam hari. Netizen rata-rata mengecam kerumunan pengunjung di mall tersebut.
Mengetahui adanya keriuhan di dunia maya itu, jajaran Polres Jember dan Polsek Kaliwates mendatangi pusat perbelanjaan tersebut.
Polisi mengimbau kepada pengunjung untuk meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut. Malam hari, pusat perbelanjaan itu berangsur lengang.
Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono menuturkan, kerumunan orang yang terlihat di foto yang tersebar ternyata warga yang menunggu pengecekan suhu tubuh sebelum masuk pusat perbelanjaan.
"Itu orang nunggu pengecekan suhu tubuh, dan pemeriksaan masker. Tadi kami sudah minta kepada pengelola untuk mengubah lokasi pengecekan suhu tubuh pengunjung," ujar Aris, Senin (18/5/2020).
Khusus di pusat perbelanjaan yang berada di kawasan barat Kecamatan Kaliwates itu, Aris meminta pengecekan suhu tubuh dilakukan di pelataran, atau area parkir.
"Dilakukan di beberapa tempat. Jangan hanya satu tempat, biar tidak menumpuk. Juga pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik," tegas AKBP Aris Supriyono.
Pada Senin (18/5/2020), pihak Polres Jember akhirnya mengumpulkan beberapa pengelola pusat perbelanjaan, dan toko busana.
Setidaknya 17 pengelola yang menghadiri undangan dari Satuan Intelkam Polres Jember itu.
• Pengunjung Mal Gresik Membludak Berdesak-desakan, Satu Karyawan Reaktif Covid-19 Seusai Rapid Test
• Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Ajak Para Pemuka Agama Bersama Tangani Covid-19
• Gelar Razia Skala Besar, Polres Blitar Kota Sita Ratusan Miras dan Amankan 15 Motor untuk Balap Liar
AKBP Aris Supriyono mengatakan, pihaknya meminta pengelola pusat perbelanjaan dan toko busana yang kerap jadi jujugan warga untuk mengatur waktu kunjungan, dan jumlah pengunjung.
"Kalau waktu kunjungan sudah dibatasi sejak awal itu. Namun harus ada pengaturan jumlah pengunjung, ada jeda. Dalam satu kali masuk, jumlah pengunjung tergantung kondisi lokasi perbelanjaan," imbuh Aris.