Breaking News:

PSBB di Malang

PSBB Malang Raya Berakhir, Semua Posko Check Point Dibubarkan, Akses Menuju Kabupaten Malang Terbuka

Seluruh Posko Check Point di perbatasan Kabupaten Malang telah dibubarkan pada masa berakhirnya PSBB Malang Raya, Minggu (31/5/2020).

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
ILUSTRASI penyekatan mobil dari luar Malang Raya di Posko Check Point Exit Tol Lawang pada masa penerapan PSBB Malang Raya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seluruh Posko Check Point di perbatasan Kabupaten Malang telah dibubarkan pada masa berakhirnya PSBB Malang Raya, Minggu (31/5/2020).

Alhasil, akses menuju Kabupaten Malang telah terbuka tanpa penyekatan.

"Kami sudah tidak operasionalkan Posko Check Point per hari ini (Minggu)," ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat ditemui di Bakorwil III Malang.

Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 4 di www.prakerja.go.id, Ini Cara Buat Akunnya, Bisa Lewat HP

Berawal dari Pembeli, Polisi Akhirnya Ringkus Iblis Penjual Sabu Jaringan Lapas Jatim di Surabaya

Demi Memiliki Smartphone Canggih, Remaja asal Gresik Bobol Rumah Wanita 21 Tahun, Begini Modusnya

Berapa lama durasi tidak beroperasinya Posko Check Point, Hendri menerangkan, tergantung pada kondisi mobilitas masyarakat saat masa transisi ke new normal.

"Tergantung ya, kita lihat dua hingga tiga hari ini pada masa transisi new normal life di Malang Raya," terang pria asal Solok, Sumatera Barat ini.

Apabila mobilitas masyarakat pada masa transisi new normal malah tak terbendung alias meningkat, Hendri menegaskan, tidak menutup kemungkinan aktivitas penyekatan pendatang luar Malang Raya bakal dilakukan kembali.

Daftar Harga Samsung Galaxy pada Juni 2020, Mulai dari Galaxy M11 hingga Samsung Galaxy S20 Ultra

Ramalan Zodiak Senin 1 Juni 2020, Scorpio Dihadapkan Banyak Masalah, Suasana Hati Gemini Opstimistis

Inilah Aturan New Normal di Pusat Perbelajaan Kota Malang, Ada Protokol Kesehatan untuk Pelaku Usaha

"Kalau malah mengakibatkan keramaian, maka akan kami berlakukan kembali Posko Check Point ini," jelas pengganti AKBP Yade Setiawan Ujung itu.

Hendri menjelaskan, pihaknya bakal berkonsentrasi pada pembagian personel yang akan ditugaskan guna mengawasi aktivitas masyarakat saat normal baru diterapkan.

Konsekuensinya, akan ada pengurangan personel di Posko Check Point jika nanti diaktifkan kembali.

"Mungkin anggota di Check Point berkurang ya. Soalnya dialihkan di titik keramaian masyarakat yang dijaga TNI-Polri," ungkap Hendri.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved