Berita Surabaya

Lion Air Kembali Terbangkan Penumpang Mulai 1 Juni 2020, Berikut Beberapa Syarat Calon Penumpang

Layanan penerbangan Lion Air Group, yang terdiri dari Lion Air, Wings Air, Batik Air mulai hari Senin 1/6/2020 kembali beroperasi.

istimewa
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro (tengah). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Setelah sempat menghentikan sementara layanan pengoperasian penerbangan penumpang berjadwal yang melayani jaringan domestik selama 5 hari, member of Lion Air Group, yang terdiri dari Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) menyatakan mulai hari ini atau per tanggal 1/6/2020, layanan penerbangan kembali beroperasi.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

"Hari ini layanan penerbangan jaringan domestik kami telah kembali beroperasi setelah sebelumnya berhenti sementara selama 5 hari," kata Danang saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (1/6/2020).

Hadapi New Normal, Pemkot Blitar Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Pencegahan Covid-19

Disdik Sampang: Siswa PAUD-SMP Masuk Sekolah Mulai 2 Juni 2020, Pembelajaran Dilakukan di Rumah Saja

Kasus Covid-19 di Kota Malang Masih Tinggi, Warga Kampung Warna-warni Jodipan Enggan Membuka Wisata

Meski layanan penerbangan jaringan domestik kembali beroperasi, Danang mengatakan calon penumpang tetap wajib mematuhi segala proses dan persiapan perjalanan udara yang telah ditetapkan pihaknya dalam masa waspada virus corona.

Proses dan persiapan perjalanan udara “wajib” bagi calon penumpang Lion Air Group selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ), dipaparkan Danang sebagai berikut:

1. Tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni empat jam sebelum keberangkatan.

2. Menunjukkan dokumen atau berkas kelengkapan, meliputi sebagai berikut:

a. Tiket pesawat udara valid dan melaporkan rencana perjalanan udara,

b. Identitas diri resmi dan masih berlaku (Kartu Tanda Penduduk atau identitas lainnya),

c. Surat keterangan atau sertifikat bebas Covid-19, surat keterangan perjalanan dan dokumen lain yang harus dipenuhi sesuai Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020, yakni tentang hasil Rapid Test negatif Covid-19 maksimal berlaku 3 hari sejak diterbitkan atau hasil Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatif Covid-19 berlaku maksimal 7 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan atau juga surat keterangan bebas gejala seperti influenza bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas RT-PCR maupun Rapid Test.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved