New Normal di Blitar

Hadapi New Normal, Pemkot Blitar Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Pencegahan Covid-19

Pemkot Blitar sedang menyiapkan aturan untuk menerapkan new normal atau normal baru di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Shutterstock
New normal, kebiasaan-kebiasaan baru saat pandemi virus corona. 

TRIBUNMADURA,COM, BLITAR - Pemkot Blitar sedang menyiapkan aturan untuk menerapkan new normal atau normal baru di masa pandemi virus corona atau Covid-19.

Dalam aturan itu, Pemkot Blitar juga menyiapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, saat penerapan normal baru.

"Kami masih menyiapkan aturan dalam bentuk Perwali untuk penerapan new normal. Ada beberapa fase dan persyaratan yang harus dilakukan untuk penerapan new normal," kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, Senin (1/6/2020).

29 TKI Sampang Tiba dari Malaysia, Langsung Diperiksa Suhu Tubuh di Posko Covid-19 Jembatan Timbang

Disdik Sampang: Siswa PAUD-SMP Masuk Sekolah Mulai 2 Juni 2020, Pembelajaran Dilakukan di Rumah Saja

Update Virus Corona di Lamongan, Tembus 105 Positif Covid-19, Dominasi Kluster Nelayan dan Pekerja

Hakim Sisworo mengatakan, penerapan normal baru di kota/kabupaten harus sesuai prasyarat pemetaan penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah.

Setelah itu, baru ditentukan sektor mana saja yang boleh buka dan belum.

Menurutnya, penerapan new normal diutamakan di sektor yang menyangkut masalah ekonomi, tempat ibadah, dan moda transportasi.

Penerapan new normal di sejumlah sektor itu tetap dengan penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat.

Dikatakannya, di sektor ekonomi, pemerintah memperbolehkan tempat belanja, pedagang kaki lima (PKL), restoran, dan kafe beroperasi lagi secara normal. Termasuk, tempat wisata juga diperbolehkan buka kembali dengan ketentuan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

"Tapi, untuk pembukaan tempat hiburan, kami tunda dulu. Kalau penerapan normal baru di moda transportasi masih menunggu surat edaran dari Kemenhub. Karena di Gugus Tugas pembatasan transportasi sampai 7 Juni," ujarnya.

Sedang, penerapan normal baru di sektor pendidikan, kata Hakim Sisworo juga masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

Tetapi, Pemkot Blitar tetap menyiapkan teknis penerapan new normal di sektor pendidikan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved