Berita Malang

Pemuda ini Melompat ke Sungai dari Jembatan Gantung di Malang, Evaluasi Korban Berjalan Dramatis

Pemuda di Kota Malang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari jembatan gantung.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Evakuasi korban bunuh diri di jembatan gantung Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (3/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seorang pemuda bernama DH (28) membuat warga Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, geger.

Itu lantaran DH nekat mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari jembatan gantung di wilayah itu pada Rabu (3/6/2020) sore.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungrejo, Aipda Abdillah mengatakan, korban saat itu berjalan di atas jembatan gantung.

Jadwal Acara TV Hari Ini Kamis 4 Juni 2020, Ada Film Korea Hyun Bin dan Yoona Girls Generation

Sinopsis Confidential Assignment Film Korea Dibintangi Hyun Bin & Yoona, Aksi Agen Investigasi Korut

Geger Suami Istri Ditemukan Tewas di Rumah, Leher Korban Terikat Kain Putih yang Dikait di Pagar

"Tiba-tiba korban ini langsung meloncat dari jembatan ke aliran sungai yang ada di bawah," ujarnya kepada TribunMadura.com.

"Kejadian tersebut diketahui oleh beberapa anak kecil yang sedang berjalan di belakang korban," sambung dia.

Sekitar pukul 16.00 WIB, tubuh korban kemudian ditemukan warga yang sedang berada di pinggir sungai.

"Karena keadaan sungai yang dangkal, tubuh korban yang hanyut pun terlihat," ungkap dia.

"Akhirnya oleh warga sekitar langsung dipinggirkan dulu di pinggir sungai," jelasnya.

"Jarak antara tempat korban meloncat dan saat tubuh korban ditemukan oleh warga, sekitar 200 meter," tambahnya.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Tahun Ajaran Baru Sekolah di Surabaya Belum Dipastikan, Disdik Tunggu Surat Resmi dari Kemendikbud

Pasien Sembuh Virus Corona di Jawa Timur Terus Meningkat, Gubernur Khofifah Apresiasi Tenaga Medis

Pada bagian belakang kepala korban terdapat luka akibat benturan dengan batu batu yang ada di sungai.

Warga pun langsung menghubungi pihak kepolisian dan tim medis untuk mengevakuasi korban.

Evakuasi sendiri berjalan culup dramatis dan membutuhkan peralatan khusus.

Sebab, lokasi penemuan tubuh korban berada di pinggir sungai dan di area lereng sungai yang curam.

Usai dievakuasi, korban kemudian segera dibawa menuju ke kamar jenasah RSSA.

Diduga, korban nekat melompat dari jembatan gantung karena mengalami depresi. 

"Memang korban ini beberapa kali mencoba melakukan bunuh diri," ungkap dia.

"Namun aksinya tersebut selalu diketahui dan dihentikan oleh warga," katanya.

"Beberapa hari yang lalu korban mau bunuh diri di rumahnya. Namun aksinya digagalkan oleh warga," tandasnya.

Kapolres Bangkalan Ajak Masyarakat Bangkalan Jaga Pola Hidup Bersih dan Kesehatan saat New Normal

Pemuda di Kota Malang Nyaris Pingsan saat Sidak Forkopimda di Kafe, Langsung Dibawa ke Ambulans

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved