Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Peserta Pelantikan di BKD Jatim Meninggal Berstatus Positif Virus Corona, Ini Kata Wahid Wahyudi

Seorang peserta pelantikan pengawas dan kepala sekolah meninggal dunia berstatus positif terjangkit virus corona Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi saat ditemui Kamis (4/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi membenarkan jika ada seorang peserta pelantikan pengawas dan kepala sekolah yang meninggal dunia berstatus positif terjangkit virus corona Covid-19.

Wahid Wahyudi mengatakan, belum tentu peserta tersebut sudah terpapar Covid-19 saat mengikuti pelantikan di Kantor BKD Jatim pada 20 Mei lalu.

Sebab, menurut  Wahid Wahyudi, pengawas sekolah asal Mojokerto tersebut baru masuk rumah sakit tiga hari setelah pelantikan dan diketahui positif Covid-19 pada 14 hari kemudian.

Tempat Ibadah di Kediri Mulai Bersiap Sambut New Normal, Jemaah Bisa Kembali Salat di Masjid

Ribuan Ikan Hias di Tulungagung Mati Akibat Cuaca Ekstrem, Peternak Alami Kerugian Jutaan Rupiah

Anggota DPRD Tulungagung Dilaporkan Satpol PP Tulungagung ke Polisi, Buntut Insiden di Pendopo

"Pelantikannya tanggal 20 Mei baru diketahui positif itu 3 Juni. Masuk rumah sakitnya tanggal 23 Mei 2020," ujar Wahid, Kamis (4/6/2020).

Wahid bercerita pengawas sekolah tersebut memiliki sakit maag kronis. Dan sewaktu periksa diri ke rumah sakit keluhannya sakit perut.

Namun setelah itu diketahui juga ada flek di paru-parunya, dan setelah hasil swab keluar terbukti positif Covid-19.

"Dia memang perokok berat. Tetapi hasil tes swab juga positif," kata Wahid.

Menindaklanjuti hal itu, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh kepala dan pengawas SMA/SMK yang mengikuti pelantikan  untuk menjalani rapid tes.

Dari 240 peserta, 90 persen sudah melaporkan bahwa hasil rapid test nya negatif.

"Yang 10 persen belum keluar hasilnya. Mungkin besok sudah selesai seluruhnya," kata Wahid.

Lebih lanjut, ia memastikan jika saat pelantikan pengawas dan kepala sekolah di Kantor BKD Jatim tersebut telah memenuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Mulai dari masuk disemprot disinfektan, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta memakai hand sanitizer, hingga diwajibkan gunakan masker.

Tidak hanya itu, sewaktu masuk ruangan, petugas BKD Jatim juga telah mengarahkan agar ada jarak antar peserta pelantikan.

"Setelah usai pelantikan petugas dari BKD lewat pengeras suara meminta peserta agar segera meninggalkan ruang pelantikan," kata dia.

"Tetapi ada beberapa yang meluapkan kegembiraannya dengan menyempatkan foto-foto," tandasnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved