Virus Corona di Jawa Timur

Halal Bihalal DPW PKS Jatim, Sohibul Iman: Ekonomi Bisa Dibangkitkan, Nyawa Tak Bisa Dikembalikan

Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan partainya menolak pembahasan undang-undang yang lebih menitikberatkan dampak ekonomi daripada perihal kesehatan.

istimewa
Presiden PKS, Sohibul Iman saat Halal Bihalal secara virtual bersama DPW PKS Jatim, Sabtu (6/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJMADURA.COM, SURABAYA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menegaskan partainya menolak segala pembahasan undang-undang yang lebih menitikberatkan dampak ekonomi daripada perihal kesehatan dalam masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Sohibul Iman saat Halal Bihalal secara virtual bersama DPW PKS Jatim, Sabtu (6/6/2020).

"PKS menolak pembahasan Undang-undang yang melihat Covid-19 lebih kepada dampak ekonomi. Sebab ini persoalan utamanya pada  kesehatan. Jadi yang didahulukan adalah persoalan dampak kesehatannya," ucap Sohibul Iman.

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jatim Tinggi, Wagub Emil Apresiasi Gotong-Royong Semua Pihak

Jadwal Acara TV Trans TV Indosiar Net TV Minggu 7 Juni 2020, Ada Drama Korea Legend of The Blue Sea

Diduga Bunuh Diri, Pria Jombang yang Tewas di Kamar Mandi Kos Surabaya Pernah Dirawat di RSJ Menur

Menurutnya, persoalan keselamatan dan nyawa rakyat harus lebih diutamakan dibandingkan persoalan ekonomi.

"Ekonomi yang terpuruk bisa kita bangkitkan. Tapi nyawa manusia yang terenggut tidak bisa kita kembalikan," lanjutnya.

Sedangkan untuk pembahasan UU Omnibus Law, PKS turut serta dalam pembahasannya dalam rangka menyampaikan aspirasi berbagai pihak, antara lain para pekerja, agar UU tersebut tidak merugikan kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan itu, Sohibul Iman memberikan apresiasi kepada kader dan pengurus PKS di Jawa Timur yang bisa menerjemahkan arahan umum pimpinan dengan wujud upaya yang maksimal dalam menekan penularan Virus Corona (Covid-19).

Ia juga menampakkan keharuannya bisa bersilaturrahim dengan kader dan pengurus di Jawa Timur.

"Beginilah kader PKS ini. Situasi yang terbatas seperti ini. Tidak bisa bertemu langsung, tidak bisa bersalam-salaman, malah dianggap istimewa. Spesial. Ini wujud rasa syukur kita. Insya'Allah akan membawa keberkahan untuk kita semua," ujar mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved