Breaking News:

New Normal di Indonesia

Presiden Jokowi Ingatkan Pemerintah Daerah Tidak Sembarangan Menerapkan New Normal

Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah tak asal memutuskan penerapan kenormalan baru atau new normal di wilayahnya.

Instagram/jokowi
Presiden Jokowi 

TRIBUNMADURA.COM - Wabah virus corona di Indonesia masih belum beranjak.

Beberapa daerah di Indonesia sedang memasuki masa transisi new normal.

Pemerintah daerah juga menerapkan protokol kesehatan saat masuk masa transisi new normal.

Melihat hal tersebut, Presiden Joko Widodo memberikan pesan kepada para pemerintah daerah.

Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah tak asal memutuskan penerapan kenormalan baru atau new normal di wilayahnya.

Daftar Harga HP Oppo Rekomendasi di Awal Juni 2020, Mulai dari Oppo A5s Hingga Oppo Reno Series

Ramalan Zodiak Cinta Rabu 10 Juni 2020, Cancer Mesra, Taurus Terperangkap Dalam Hubungan Misterius

Hal itu disampaikan Jokowi saat berkunjung ke Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

"Penentuan waktu kapan timing-nya, penting sekali, harus tepat. Kalkulasinya, hitungannya," ucap Presiden Jokowi.

"Jadi saya ingatkan juga pada daerah apabila sudah ingin memutuskan ke normal baru bicarakan dulu dengan Gugus Tugas," kata Jokowi.

Ia melihat masih ada daerah yang tingkat penularannya fluktuatif sehingga rawan jika langsung diberlakukan new normal.

Jokowi pun meminta pemerintah daerah benar-benar memperhatikan data epidemiologis Covid-19 di daerah mereka, terutama Rt (effective reproductive number) atau tingkat penularan efektifnya.

Halaman
123
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved