Waspada, Simak Ciri-Ciri Telur Infertil dan Pengertiannya, Jika Dikonsumsi Bisa Berbahaya
Bagi Anda yang hendak membeli telur dalam jumlah banyak, sebaiknya hati-hati. Pasalnya, telur infertil sempat ditemukan beredar di pasaran.
Bahkan penjual secara terang-terangan menyebut telur yang dijajakannya sebagai telur infertil.
Telur itu dijual seharga Rp 200 saja per butir.
"Yang minat telur infertil mangga, harga 200/butir lokasi Purwakarta," tulis warganet di grup Komunitas Peternak Ayam Petelur.
• Daftar Harga HP Realme di Bulan Juni, ada Rekomendasi Mulai Realme C3, Realme 5 Pro Hingga Realme 6
• Download Lagu MP3 Aisyah Istri Rasulullah Cover Syakir Daulay, Ada Video Via Vallen dan Nissa Sabyan
Dilarang Dijual
Telur infertil dilarang untuk dijual.
Larangan tersebut diatur dalam Permentan Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.
Dalam Bab III pasal 13 disebutkan, pelaku usaha integrasi, pembibit GPS, pembibit PS, pelaku usaha mandiri dan koperasi dilarang memperjualbelikan telur tertunas dan infertil sebagai telur konsumsi.
Hal itu juga diungkapkan Tedi Setiadi,
Dia menegaskan, sesuai dengan Permentan nomor 32 tahun 2017, telur infertil tak boleh diperjualbelikan.
Dia mengingatkan agar masyarakat lebih waspada saat membeli telur, termasuk tak tergiur harga telur yang murah.
Telur infertil ternyata dapat berbahaya jika dikonsumsi.
Sebagai informasi, menurut laman Kompas.com ( TribunMadura.com network ) , telur infertil termasuk dalam kategori telur HE (hatched egg).
Telur HE merujuk pada telur yang tak digunakan atau produk yang tak terpakai dari perusahaan breeding ayam broiler atau ayam pedaging.
Selain dari telur infertil, telur HE bisa berasal dari telur fertil namun tak ditetaskan perusahaan breeding.
Alasannya antara lain suplai anakan ayam atau DOC (day old chick) yang sudah terlalu banyak, sehingga biaya menetaskan telur lebih mahal dari harga jual DOC.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-telur-ayam.jpg)