Breaking News:

New Normal di Pamekasan

Masa Transisi New Normal Mulai Diterapkan, Sekolah di Pamekasan Pilih Metode Pembelajaran Online

Wilayah yang diperbolehkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka, yaitu wilayah yang masih zona hijau di Kabupaten Pamekasan, Madura.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Siswi MAN 2 Pamekasan, Madura saat belajar tatap muka sebelum Pandemi Covid-19 mewabah ke Pamekasan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Semua sekolah di Kabupaten Pamekasan, Madura memilih melakukan pembelajaran dari rumah dengan sistem daring atau online.

Kebijakan itu diambil Pemerintah Kabupaten Pamekasan ketika transisi new normal pembelajaran mulai diterapkan.

Berdasarkan keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI saat melakukan video telekonferensi, wilayah yang diperbolehkan untuk melakukan pembelajaran tatap muka, yaitu wilayah yang masih zona hijau.

Sedangkan, wilayah yang masuk zona merah, hanya diperbolehkan melakukan pembelajaran dari rumah dengan sistem daring atau online

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Gelar Rapid Test untuk ASN di Sampang Madura

Respons Sejumlah Pedagang Terkait Rapid Test Covid-19 di Pasar Gadang Malang: Pura-pura Tidak Tahu

Tangis Lucinta Luna Pecah di Hari Ulang Tahun, Abash Tak Bisa Berbuat Apa-apa dan Hanya Memberi Doa

"Di sini (Pamekasan) masih tetap memakai pembelajaran sistem daring. Karena di sini kan masih zona merah," kata Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Akhmad Zaini, Akhmad Zaini kepada TribunMadura.com, Rabu (17/6/2020).

Kepala Dinas yang akrab disapa Zaini itu mengaku, masih belum membuat keputusan secara pasti kapan semua sekolah di Pamekasan mulai masuk kembali.

Sebab, pihaknya tetap mengacu terhadap keputusan Kemendikbud.

Kabar Gembira, Polres Sumenep Gelar Pembuatan SIM Gratis pada 1 Juli 2020, Simak Syaratnya

Pemkot Surabaya Buka Alamat Pasien Covid-19 Via Website, Ini 5 Tanda yang Termuat Dalam Peta Sebaran

Menurut dia, selama keputusan dari Kemendikbud tersebut belum dicabut, maka semua sekolah di Pamekasan tetap akan melakukan pembelajaran dari rumah dengan sistem daring.

"Masuknya lagi ini masih belum bisa kita menentukan," ujarnya.

Namun, sebelumnya Zaini menyatakan sudah mempersiapkan sejumlah prosedur protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 perihal persiapan kembalinya siswa dan santri ke lembaga pendidikan.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved