Berita Sumenep

Selain Virus Corona, Bupati Sumenep Juga Prioritaskan Tangani Penyakit TBC, Masih Tinggi di Sumenep

Tuberculosis (TBC) di Kabupaten Sumenep, Madura masih tinggi dan penyakit ini memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim saat ditemui TribunMadura.com di rumahnya Desa Beraji, Kecamatan Gapura, Sumenep, Selasa (19/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Tuberculosis (TBC) di Kabupaten Sumenep, Madura masih tinggi dan penyakit ini memerlukan perhatian khusus dari pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) pada hari Senin (6/1/2020) lalu, ada sekitar 30 persen penduduk Kabupeten Sumenep terjangkit gejala penyakit TBC tersebut.

Menanggapi hal ini, Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim mengakui jika kasus penyakit Tuberculosis (TBC) masih tinggi di kota keris dan memang manjadi perhatian khusus pemerintah.

"TBC ini kalah populer dari dengan virus corona," kata Abuya Busyro Karim, Senin (29/6/2020).

Risma Sujud dan Nangis di Kaki Dokter Gara-Gara Dengar Kabar Rumah Sakit Overload Pasien Covid-19

Ulama Madura Sepakat Tegas Menolak RUU HIP, Menko Polhukam Mahfud MD Begini Tanggapan Begini

Wali Kota Risma Sujud dan Nangis di Hadapan Dokter, ini yang Diucapkan Risma Meraih Kaki Dokter

Mantan ketua DPRD Sumenep ini mengakui, jika warga di ujung timur Madura ini faktanya banyak yang terkena TBC.

"TBC ini tetap menjadi prioritas kami untuk diminimalisir, kalau bisa dihabisi dari Sumenep ini," katanya.

Pihaknya menyampaikan rasa terimakasih, untuk pihak - pihak yang memang melakukan perhatian khusus pada penyakit TBC di kota keris ini.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved