Madura United

Rahmad Darmawan Siapkan Skema Model Latihan Antisipasi Pemain Madura United Terpapar Covid-19

Skema model latihan untuk mengantisipasi pemain Madura United terpapar Covid-19 virus corona.

Instagram/maduraunited.fc
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan saat konferensi pers Piala Gubernur Jatim 2020, Minggu (9/2/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mengaku, sudah menyiapkan skema model latihan untuk mengantisipasi pemainnya terpapar Covid-19 virus corona.

Rahmad Darmawan mengatakan, skema itu sudah disiapkannya dan akan segera disampaikan pada manajemen Madura United.

"Sudah kami siapkan skema latihan yang kami akan lakukan untuk mengantisipasi hal itu (virus Corona)," kata Rahmad Darmawan pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Senin (29/6/2020).

Siapkan Mesin Jelang Liga 1 2020, Tim Arema FC Kembali Berkumpul pada Agustus Mendatang

Lanjutan Liga 1 2020 Belum Final, Rahmad Darmawan Siapkan Opsi Rencana Program Tim Madura United

PSSI Wacanakan Liga 1 2020 Dipusatkan di Jawa, Persebaya Ingatkan Soal Kasus Corona di Surabaya

"Rencana, minggu ini akan saya pada manajemen," sambung dia.

"Contohnya di awal-awal kami akan lakukan rapid test tiap seminggu," lanjut dia.

"Mencoba isolasi latihan kami dari pihak luar untuk bisa terlalu dekat dengan tim," tambah mantan pelatih Timnas U-23 itu.

Tak hanya itu, Rahmad Darmawan mengatakan, pihaknya juga akan terus mengingatkan pemain Madura United untuk tetap menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan.

"Dari lingkungannya juga dihindari kecuali mungkin ada hal-hal yang urgen sekali baru mereka ke luar," ucapnya.

Sementara itu, terkait keputusan akhirnya PSSI memutuskan akan kembali memulai kompetisi bulan Oktober, Rahmad Darmawan menyambut positif.

Ini Alasan PSSI Putuskan Melanjutkan Liga 1 2020 Meski Wabah Covid-19 Belum Berakhir di Indonesia

PSSI Pastikan Kompetisi Liga 1 2020 Dilanjutkan Oktober 2020 Mendatang, Begini Surat Keputusannya

Sebab, jika saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (pemain terpapar virus corona) dalam masa persiapan, dengan cukupnya waktu, akan bisa segera diantisipasi.

"Tentu kami punya waktu kalau itu terjadi di masa persiapan awal," kata Rahmad Darmawan.

"Karena memang kami rencana melakukan persiapan enam minggu sebelum kick off untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan," jelasnya.

"Mungkin ada pemain yang sakit atau seperti apa, ya sakitnya macem-macem, baik Covid-19 atau yang lain," pungkas Rahmad Darmawan.

Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan 2 2020 terpaksa dihentikan PSSI pada akhir bulan Maret lalu akibat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum selesai.

Sebelum akhirnya dihentikan, kompetisi Liga 1 2020 baru berjalan tiga pekan. (amn).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved