Virus Corona di Sampang
Pencairan BLT di Sampang Ditahan Sementara, Khawatir Tidak Tepat Sasaran, Begini Alasannya
Buku rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap ke dua belum sepenuhnya rampung.
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura menahan pencairan Dana Desa (DD) tahap ke dua.
Pasalnya, buku rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap ke dua belum sepenuhnya rampung.
Sehingga di khawatirkan DD yang diprioritaskan untuk BLT DD di tengah pandemi Covid-19 tersebut digunakan tidak tepat sasaran.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan Desa DPMD Sampang, Suhanto menjelaskan bahwa penyaluran BLT DD di 186 Desa Kabupaten Sampang menggunakan system transfer sehingga, seluruh KPM harus memiliki buku rekening atau ATM.
• Punya Kekayaan Triliunan Rupiah, Pria ini Hidup Pelit, Rela Cucunya Diculik Asal Tak Keluarkan Uang
• Sempat Divonis Mati, Seorang Pria Hidup Kembali Sesaat Sebelum Dikremasi, Doa Sang Ibu Terkabul
• Pria di India Habiskan Rp 58 Juta untuk Buat Masker dari Emas Demi Lindungi Diri dari Virus Corona
BLT DD tahap kedua terdapat 39.991 KPM namun, ATM yang di kerjakan oleh Bank BRI Sampang tidak sepenuhnya selesai.
“Informasi yang saya terima terakhir, dari 39.991 ada sekitar 19.000 buku tabungan yang selesai,” ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (6/7/2020).
“Jadi saya tahan dulu pencairannya menuunggu buku rekening itu selesai semua agar DD kali ini tidak salah jalan,” imbuh dia.
Kendati demikian hingga saat ini di Sampang sudah ada delapan desa yang sudah mencairkan BLT DD tahap ke dua.
“Bagi yang sudah mencaikan BLT DD tahap ke dua karena mereka sudah menganggarkan di DD tahap pertama,” terangnya.
Sementara, Funding Officer (FO) BRI Sampang, Ria mengatakan hingga saat ini, dari 39.991 ATM ada 19.000 ATM yang sudah dibuat.
“19.000 ATM itu tinggal penyerahan ke 104 Desa,” katanya.
Lebih lanjut, pihaknya menarget untuk sisanya akan selesai dalam pekan ini.
“Insyallah minggu ini sudah jadi,” pungkasnya.