Breaking News:

Virus Corona di Kota Malang

Sutiaji Izinkan Warga Malang Gelar Resepsi Pernikahan Saat New Normal, Asal Terapkan Protokol Corona

Wali Kota Malang, Sutiaji mengizinkan digelarnya resepsi pernikahan di Kota Malang pada saat masa transisi menjelang new normal.

KOMPAS.com/istimewa
Ilustrasi menikah - Ahmad Rico Haniful Haris dan Novia Ariani, pasangan pengantin baru dari Jember yang menikah di tengah wabah virus corona. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji mengizinkan digelarnya resepsi pernikahan di Kota Malang pada saat masa transisi menjelang new normal.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan audiensi bersama perwakilan dari Wedding Organizer dan vendor pernikahan yang ada di Kota Malang di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (7/7).

Pertemuan tersebut membahas terkait dengan penyelenggaraan wedding atau resepsi pernikahan di masa pandemi Covid-19.

Dikarenakan, beberapa sektor usaha mulai memantapkan kegiatan produksinya.

Ada Ancaman Virus Corona Jenis Baru 10 Tahun Lagi, Masih Misteri, Ini Penjelasan Profesor Singapura

Kekeyi Banjir Air Mata dan Sesegukan karena Akunnya Dinonaktifkan Instagram, Nanti Aku Kerja Apa?

Ramalan Zodiak Asmara Rabu 8 Juli 2020, Pancaran Dalam Diri Cancer Menarik Perhatian, Leo Egois

Salah satunya adalah vendor-vendor di pelaksanaan event pernikahan.

"Resepsi pernikahan boleh digelar, namun dengan beberapa catatan penting dan menerapakan protokol Covid-19," ucapnya.

Dia mengatakan, bahwa Wedding Organizer harus bisa menjamin kegiatan tersebut telah sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Hal tersebut dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 dan menghindari munculnya klaster baru dari event wedding.

"Seperti penggunaan alat makan yang hanya satu kali pakai atau menggunakan hampers yang dapat dibagi untuk para tamu guna menghindari kontak langsung dan cipratan droplet. Itu bisa jadi alternatif pilihan," ucapnya.

Ramalan Zodiak Keuangan Rabu 8 Juli 2020, Aries Lunasi Utang, Capricorn Garap Proyek, Scorpio Macet

Ramalan Zodiak Rabu 8 Juli 2020, Scorpio Bertengkar dengan Rekan Kerja, Aquarius Harus Bayar Tagihan

31 Rumah Sakit di Surabaya Raya Masuk One Gate Raferral System, Sistem Kendali Corona di Sisi Hilir

Oleh karenanya, Sutiaji berharap, semua Wedding Organizer yang terlibat di dalamnya juga bisa memberikan edukasi dan pemahaman pada pemilik acara.

Terutama tentang keterbatasan di dalam pelaksanaan acara selama masa pandemi Covid-19 beserta keterbatasan jumlah tamu yang undangan.

"Saya memahami, meski berada pada masa pandemi, kita semua harus tetap harus produktif, namun juga tetap aman dari Covid-19, termasuk saat menggelar resepsi pernikahan," ucapnya.

Sementara itu, Denny Firmanda, Ketua Aspedi (Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia) Malang Raya mengatakan, bahwa draft simulasi pelaksanaan wedding telah disampaikan pada Pemkot Malang dan hasilnya positif.

Rencananya, pada tanggal 11 dan 12 mendatang, pihaknya akan melakukan simulasi langsung di Taman Krida Budaya Kota Malang.

"Terkait perizinan khusus untuk pelaksanaan wedding yang telah ditentukan oleh Pemkot Malang juga telah siap kami lakukan termasuk teman-teman vendor lainnya," tandasnya.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved