Virus Corona di Jawa Timur
Terdampak Pandemi Covid-19, Pekerja pariwisata di Jawa Timur Dapat Bantuan dari Kemenparekraf
Pekerja pariwisata di Jawa Timur yang terdampak pandemi Covid-19 virus corona mendapat bantuan.
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Adapun daerah basis sektor parekraf lainya adalah malang raya, yakni kota batu, kota malang dan kab. malang. ketiga daerah tersebut juga mendapat alokasi bantuan yang proporsional.
Sari melanjutkan saat ini memang sudah bergulir isu perlunya dilakukan reaktifasi daya tarik wisata dengan beberapa kriteria dan ketentuan yang harus dipenuhi, di antaranya pemenuhan aspek protokol kesehatan, kebersihan, keamanan, lingkungan dll.
Namun selain itu, perlu diperhatikan juga kurva rate of transmision suatu daerah masih tinggi atau tidak untuk mengukur siap tidaknya daerah tersebut membuka sektor pariwisata.
Hal ini tentunya untuk mencegah dan mengantisipasi persebaran covid-19 di destinasi wisata dan mencegah adanya klaster daerah wisata.
Sebagai informasi tiap paket BaLaSa berisi Beras Premium 5 kg; Gula pasir 1 kg; Kecap manis 520 ml; Minyak Goreng 2 liter; Tepung Terigu 1 kg; Sarden 425 gr; Abon 250 gr sebagai bentuk bantuan dari Kemenparekraf yang diberikan sebanyak 14.100 paket bagi pekerja parekraf.
Penerima bantuan yang tersebar di beberapa Kabupaten/kota di Jawa Timur yaitu Kab. Jombang, Kab. Nganjuk, Kota dan Kab Madiun, Kota dan Kab Mojokerto.
Kemudian, ada Kab. Lamongan, Kab. Gresik, Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, Kab. Tulungagung, Kota dan Kab Kediri, Kota dan Kab. Kediri, Kota dan Kab. Blitar, Kab. Jember, Kab Lumajang, Kota dan Kab. Malang, dan Kota Batu.