Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Warga Kota Madiun Positif Virus Corona, Diduga Tertular setelah Kerabat Datang dan Menginap di Rumah

Pasien positif virus corona nomor 22 di Kota Madiun ini diperkirakan tertular dari kerabatnya yang datang menjenguk.

www.aa.com.tr
ilustrasi - Warga Kota Madiun Positif Virus Corona, Diduga Tertular setelah Kerabat Datang dan Menginap di Rumah 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Pasien positif Covid-19 virus corona di Kota Madiun bertambah.

Pasien positif virus corona nomor 22 di Kota Madiun ini berinisial WSL (37) warga Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Madiun, Noor Aflah mengatakan, pasien virus corona no 22 ini mengalami sakit sejak 23 Juni 2020.

Mertua Berstatus PDP di Jakarta, Menantu asal Kota Madiun ini Positif Virus Corona Covid-19

Pulang Takziah ke Rumah Saudara, Pasangan Suami Istri di Kota Madiun Terkonfirmasi Positif Covid-19

Satu Keluarga di Kota Blitar Positif Virus Corona, Warga Jalan Waru Lakukan Karantina Mandiri

Pasien berjenis kelamin laki-laki ini diperkirakan tertular dari kerabatnya yang datang menjenguk pada 26 Juni atau tiga hari setelah sakit.

Kerabat dari Surabaya tersebut sempat menginap selama tiga hari dua malam di rumah WSL.

‘’Yang bersangkutan ini tinggal sendiri di rumah. Karena sakit, kerabatnya dari Surabaya datang menjenguk dan menginap,’’ kata Aflah, Senin (13/7/2020).

WSL melakukan rapid test pada 8 Juli lalu dengan hasil reaktif.

Setelah itu, dia dilakukan tes swab dan terkonfirmasi positif Covid-19.

Aflah menghimbau kepada warga apabila menerima tamu dari luar kota agar melapor minimal kepada ketua RT setempat.

Pasien OTG Covid-19 di Bangkalan Kabur dari Balai Karantina, CCTV Ungkap Kronologi Kejadiannya

Apalagi, sudah ada aturan setiap kedatangan warga dari luar hendaknya melapor minimal ke RT setempat.

‘’Setiap kedatangan dari luar kota tetap wajib lapor. Paling tidak ke ketua RT dan ditindaklanjuti kader kesehatan," kata dia.

"Aturan itu masih berlaku. Jangan karena kemarin berstatus zona hijau kemudian bebas keluar masuk," tegasnya.

Aflah berharap, kasus ini menjadi pembelajaran bersama, bahwa ancaman Covid-19 masih ada dan resiko penularan masih dimungkinkan terjadi.

Warga Kota Madiun diminta tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah.

‘’Covid-19 ini masih ada dan belum ditemukan vaksinnya, salah satu cara untuk mencegahnya ya dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan," imbuhnya. (rbp)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved